Melihat Mewahnya Kantor dan Markas McLaren yang Dijual Rp 3,3 Triliun

Pool - detikOto
Sabtu, 08 Mei 2021 09:26 WIB

Jakarta - McLaren memutuskan menjual markas yang sekaligus menjadi lokasi perakitan mobil mereka di Woking Inggris. Kesulitan keuangan, bangunan itu dilepas Rp 3,3 T.

WOKING - NOVEMBER 10:  A view of the McLaren factory on November 10, 2006 near Woking, England  (Photo by Peter Macdiarmid/Getty Images)
Nilai penjualannya tak main-main, disebutkan mencapai 170 juta poundsterling, itu setara dengan Rp 3,3 triliun. (Getty Images/Peter Macdiarmid)
WOKING, ENGLAND - NOVEMBER 17:  Workers assemble high performance McLaren MP4-12C sports cars in the Production Centre of the McLaren Technology Centre on November 17, 2011 in Woking, England. The Surrey-based headquarters of the McLaren Group is home to a collection of campanies including McLaren Automotive and the Formaula One constructors McLaren Racing.  (Photo by Oli Scarff/Getty Images)
Kantor sekaligus markas McLaren yang terleta di Woking, Inggris jadi salah satu bangunan paling ikonik di industri otomotif. Namun karena kondisi keuangan yang buruk, McLaren terpaksa meleasnya. (Getty Images/Oli Scarff)
WOKING, ENGLAND - SEPTEMBER 12: An external view of The McLaren Technology Centre during Prince William, Duke of Cambridge's visit to McLaren Automotive on September 12, 2017 in Woking, England.  (Photo by Chris J Ratcliffe - WPA Pool/Getty Images)
McLaren diketahui sudah sejak tahun lalu mencari pembeli. Mereka butuh suntikan dana segar setelah bisnisnya terimbas pandemi COVID-19. (Getty Images/WPA Pool)
WOKING, ENGLAND - SEPTEMBER 12: An external view of The McLaren Technology Centre during Prince William, Duke of Cambridge's visit to McLaren Automotive on September 12, 2017 in Woking, England.  (Photo by Chris J Ratcliffe - WPA Pool/Getty Images)
Yang membeli markas McLaren adalah perusahaan bernama GNL. Mereka merupakan perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang investasi real estate.  (Getty Images/WPA Pool)
WOKING, ENGLAND - NOVEMBER 17:  Workers assemble high performance McLaren MP4-12C sports cars in the Production Centre of the McLaren Technology Centre on November 17, 2011 in Woking, England. The Surrey-based headquarters of the McLaren Group is home to a collection of campanies including McLaren Automotive and the Formaula One constructors McLaren Racing.  (Photo by Oli Scarff/Getty Images)
Markas McLaren di Woking ini dibangun pada 2004 dan mendapat sertifikat Carbon Trust Standard pada 2010. (Getty Images/Oli Scarff)
WOKING, ENGLAND - SEPTEMBER 12: An external view of The McLaren Technology Centre during Prince William, Duke of Cambridge's visit to McLaren Automotive on September 12, 2017 in Woking, England.  (Photo by Chris J Ratcliffe - WPA Pool/Getty Images)
Meski merupakan pusat pengembangan dan operasional sebuah perusahaan otomotif, markas McLaren ini dianggap punya nilai seni tinggi dalam hal desain. (Getty Images/WPA Pool)
WOKING - NOVEMBER 10:  A view of the McLaren factory on November 10, 2006 near Woking, England  (Photo by Peter Macdiarmid/Getty Images)
Beberapa bangunan utama dikelilingi pepohonan, selain itu juga terdapat danau-danau yang berfungsi sebagai pendingin. (Getty Images/Peter Macdiarmid)
Melihat Mewahnya Kantor dan Markas McLaren yang Dijual Rp 3,3 Triliun
Melihat Mewahnya Kantor dan Markas McLaren yang Dijual Rp 3,3 Triliun
Melihat Mewahnya Kantor dan Markas McLaren yang Dijual Rp 3,3 Triliun
Melihat Mewahnya Kantor dan Markas McLaren yang Dijual Rp 3,3 Triliun
Melihat Mewahnya Kantor dan Markas McLaren yang Dijual Rp 3,3 Triliun
Melihat Mewahnya Kantor dan Markas McLaren yang Dijual Rp 3,3 Triliun
Melihat Mewahnya Kantor dan Markas McLaren yang Dijual Rp 3,3 Triliun