Ketum IMI Harap IIMS Hybrid 2022 Bisa Beri Nilai Ekonomi Bagi UMKM

ADVERTISEMENT

Ketum IMI Harap IIMS Hybrid 2022 Bisa Beri Nilai Ekonomi Bagi UMKM

Zefanya Aprilia - detikOto
Kamis, 03 Feb 2022 18:14 WIB
Ketua MPR Bamsoet
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mendukung pelaksanaan Indonesia International Motor Show Hybrid 2022 (IIMS Hybrid 2022). Pagelaran yang diselenggarakan Dyandra Promosindo itu berlangsung selama 17-27 Februari 2022 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta.

Bila kondisi pandemi COVID-19 melonjak pada akhir Februari 2022, Dyandra Promosindo juga sudah memiliki rencana cadangan mengundurkan penyelenggaraan IIMS Hybrid 2022 menjadi 31 Maret - 10 April 2022. Sebab bagi IMI, pagelaran IIMS Hybrid 2022 merupakan implementasi nyata untuk memajukan industri otomotif dalam berbagai aspek.

Baik dalam tujuan merangsang pasar, juga menjadi wahana inovasi teknologi di bidang otomotif, sekaligus media pembelajaran bagi masyarakat pecinta otomotif. Pagelaran yang sudah diselenggarakan it, menurut Bamsoet sudah berkontribusi besar pada bangsa khususnya dalam pertumbuhan ekonomi dari sektor otomotif.

"Penyelenggaraan IIMS 2021 yang dilakukan secara hybrid saja bisa menghasilkan perputaran uang mencapai Rp 2,2 triliun. Sementara pada IIMS 2022, perputaran uang ditargetkan meningkat mencapai Rp 3 triliun. Angka tersebut sangat realistis, mengingat sebelum pandemi COVID-19, pada IIMS 2019 misalnya, perputaran uangnya bisa mencapai Rp 4 triliun," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (3/2/2022).

Ketua MPR RI itu menerangkan, berbagai agen pemegang merek (APM) akan turut serta menampilkan berbagai produk unggulannya. Untuk APM Mobil, antara lain BMW, Chery Motors, DFSK, Honda, Hyundai, Morris Garage (MG), Mitsubishi, Prestige Image Motocars (Ehang, dan Tesla), Suzuki, Toyota, dan Wuling. Untuk APM Motor, antara lain Benelli Keeway, GESITS, Astra Honda Motor, Kawasaki, Sinergi Vespa, Volta, dan Yamaha.

"Selain menggandeng APM, Dyandra Promosindo juga harus menggandeng kalangan UMKM yang menjajakan berbagai produk otomotif. Dari mulai jaket, helm, sepatu, hingga berbagai bentuk merchandise lainnya. Sehingga IIMS bisa turut memberikan nilai tambah ekonomi bagi UMKM," jelas Bamsoet.

Ia menjelaskan, kinerja industri otomotif sepanjang tahun 2021 menunjukkan peningkatan signifikan. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) melaporkan angka penjualan mobil wholesales (dari pabrik ke dealer) sepanjang tahun 2021 tumbuh sekitar 66,6 persen dibandingkan tahun 2020.

Sedangkan dari angka penjualan mobil ritel (dari dealer ke konsumen) juga meningkat sebesar 49,2 persen. Bamsoet juga mengungkapkan, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan sepeda motor sepanjang tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 38 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Kebangkitan industri otomotif tersebut sangat berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi. Mengingat menurut Kementerian Perindustrian, ada sekitar 1,5 juta jiwa yang bekerja di industri otomotif," pungkas Bamsoet.

Pada acara tersebut, turut hadir pula Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier, Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh, Komisaris PT Dyandra Promosindo Emanuel Ernawan, Marketing Director JIExpo Ralph Scheuneman, serta Presiden Direktur Bank Danamon Indonesia Yasushi Itagaki.



Simak Video "Jokowi Bicara Reputasi RI, Singgung MotoGP-Formula E"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT