Bagian Honda Monkey yang menggunakan sistem lama adalah kopling. Meskipun saat ini sudah ada motor kopling sport Honda lainnya, kopling Honda Monkey justru diadaptasi dari kopling motor bebek Supra XX.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Honda Monkey Foto: Rifkianto Nugroho |
Meskipun cara kerja kopling motor pada umumnya sama, kontruksi kopling Honda Monkey lebih mirip kepunyaan Supra XX.
"Kopling tangan untuk membebaskan hubungan plat kopling dengan kampas kopling. Tekanan sama cuma kontruksinya aja beda. Rumah kopling, posisi pun sama," lanjut Endro.
Endro juga menegaskan bahwa tim teknisi AHM sudah siap untuk menangani perawatan motor ini. Satu-satunya cara perawatan yang ia tekankan adalah penangan Inertial Measurement Unit (IMU) yang ada di Honda Monkey. Termasuk komponen lainnya seperti shock depan yang sudah mengaplikasikan upside down seperti seri CRF.
Honda Monkey Foto: Rifkianto Nugroho |
"Perawatan sama seperti motor bebek atau motor sport. Jadi mekanik tidak sulit. Yang perlu ditekankan adalah penanganan IMU, selebihnya semuanya sama. Shock depannya pun sudah diajari upside down dari dari CRF, jadi sudah pengalaman lah," tutup Endro.
(rip/lth)












































Honda Monkey Foto: Rifkianto Nugroho
Honda Monkey Foto: Rifkianto Nugroho
Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes