Minggu, 12 Agu 2018 16:21 WIB

GIIAS 2018

Keluh-kesah di Balik Kinclongnya Mobil Pameran

Ruly Kurniawan - detikOto
Jasa mengelap mobil pada pameran GIIAS 2018. Foto: Ruly Kurniawan Jasa mengelap mobil pada pameran GIIAS 2018. Foto: Ruly Kurniawan
Tangerang - Setiap pameran otomotif, ada beberapa pihak di belakang layar yang turut menyumbang kontribusi. Selain manisnya para SPG atau usher, para penjual jasa membersihkan mobil dari cap tangan pengunjung maupun debu juga turut berjasa.

Tidak bekerja secara 2 shift sebagaimana SPG, mereka harus menyelesaikan tugasnya mulai dari pameran dibuka hingga selesai. Istirahatnya pun hanya 15 menit saja yang terbagi dalam beberapa waktu.


"Full, mas. Tidak ada shift. Tiap 15 menit sekali kita keluar habis itu istirahat," ucap salah satu penyedia jasa yang enggan menyebutkan namannya kepada detikOto di pameran otomotif GIIAS 2018, ICE BSD, Tangerang.

"Saya lap mobilnya kalau yang ada cap tangan atau mulai ada noda saja. Kalau saat bersih-bersih ada pengunjung, ya kita stop dulu," lanjutnya.

Keluh-kesah di Balik Kinclongnya Mobil PameranFoto: Ruly Kurniawan

Sebagaimana usher yang cantik jelita, para pembuat mobil pameran menjadi kinclong itu juga harus mengikuti berbagai training sebelum masuk ke pameran otomotif. Enaknya, sistem kerja mereka bukan kontrak.


"Kita dari diler, gajinya bulanan. Jadi tidak sistem kontrak. Tapi sebelum diputuskan ikut pameran ya kita ditraining dahulu," ucap pria berusia 33 tahun tersebut.

"Kalau dibilang pegal, ya pegal kaki dan tangan mas soalnya full selama pameran. Apalagi kalau sedang ramai, kita juga jaga mobil itu tidak dicelakai karena sudah diberi tanggung jawab menjaganya. Tapi yasudahlah, namanya juga kerja," tutupnya (ruk/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed