Kamis, 02 Agu 2018 15:14 WIB

GIIAS 2018

Mobil LCGC Tak Lagi Murah, Gaikindo: Wajar

Ruly Kurniawan - detikOto
Mobil Datsun, salah satu pelopor LCGC. Datsun menambah fitur  sehingga harganya naik, Datsun Go dibanderol harga Rp. 142.190.000 dan Datsun Go Plus Rp. 133.990.000. (Foto: Ari Saputra) Mobil Datsun, salah satu pelopor LCGC. Datsun menambah fitur sehingga harganya naik, Datsun Go dibanderol harga Rp. 142.190.000 dan Datsun Go Plus Rp. 133.990.000. (Foto: Ari Saputra)
Tangerang - Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berdampak pada harga jual mobil di Indonesia. Hal ini juga berlaku untuk mobil berlabel Low Cost Green Car (LCGC).

Di pasaran, mobil LCGC sudah jarang sekali yang dibanderol Rp 100 juta ke bawah. Bahkan beberapa diantaranya sudah memepet harga jual city car. Tapi produsen menilai kenaikan harga LCGC dinilai wajar.

"Wajar kok karena ada depresiasi dolar, kenaikan income percapita, dan lainnya otomatis sejalan juga dengan kenaikan harga mobil," ucap Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di sela-sela pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, di ICE BSD, Tangerang, Kamis (2/8/2018).



Sebab, lanjutnya, LCGC bukanlah mobil murah sehingga kenaikan dolar dan makin canggihnya teknologi di dalam mobil akan membuat mobil LCGC tak semurah dahulu.

"Kita tidak pernah bilang kalau LCGC itu mobil murah tetapi Low Cost Green Car. Kita tekan cost-nya, green-nya ditonjolkan, itulah penekanannya," ucap Nangoi.

"Maka kalau ada pergerakan rupiah dia akan berpengaruh juga, luxurious-nya yang makin tinggi juga berpengaruh jadi wajar saja," tambahnya.


(ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed