Dengan i3, BMW Ingin Buktikan Mobil Listrik Sudah Siap

M Luthfi Andika - detikOto
Senin, 21 Agu 2017 08:17 WIB
BMW i3 (Foto: Rangga Rahardiansyah)
Jakarta -

[Gambas:Video 20detik]

BMW jadi salah satu pabrikan Eropa pertama di Indonesia yang memperkenalkan mobil listrik. Langkah BMW ini tentu bukan tanpa visi dan misi pastinya, karena BMW ingin mobil ini menginspirasi orang Indonesia.

"BMW i3 pertama di Indonesia, untuk menginspirasi semua pihak di Indonesia," ujar Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O'tania, di arena GIIAS 2017 pekan lalu.



Tidak berhenti sampai di sana, datangnya BMW i3 di Indonesia juga menjadi ajang pembuktian BMW bahwa BMW siap menjual mobil listrik. Asal infrastruktur serta kebijakan mengenai kebijakan mobil efisien sudah diterapkan di Indonesia.

"BMW ingin menginformasikan teknologi listrik sudah siap dan untuk bisa menjual harus didukung oleh semua pihak, infrastruktur, pemerintah, stakeholder, regulasi yang berkaitan untuk plug in hybrid, full electric. Begitu regulasi siap, infrastruktur siap, kita akan menjual BMW i3, karena hybrid kita sudah luncurkan dan sudah kita jual," katanya.



Di GIIAS 2017, BMW memperkenalkan i3 pertama kali di Indonesia dengan menggendong baterai listrik sebesar 94 ah dan dilengkapi mesin yang dapat digunakan sebagai penambah jarak tempuh (REx/Range Extender).



Selain itu, BMW i3 dibangun menggunakan struktur LifeDrive Architecture sebagai dasar. Mobil listrik ini memiliki dimensi panjang 3.999 milimeter, lebar 1.775 mm, dan tinggi 1.578 mm. Kombinasi motor listrik dan REx membuat i3 melaju hingga 330 kilometer. (lth/ddn)