Pameran yang diadakan PT Global Expo Management (GEM) Indonesia tersebut digelar guna mendukung kemajuan sektor otomotif, infrastruktur dan perkeretaapian.
Foto: Khairul Imam Ghozali |
"Pameran ini sangat membantu tidak hanya sektor otomotif, melainkan perkeretaapian, maritim, kontruksi pun sangat membutuhkan industri fastner," ujar Direktur GEM Indonesia, Baki Lee, di Hall D, JI EXPO, Kemayoran, Jakarta, Rabu (29/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Chairman Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo), Sommy Lumadjeng mengatakan, seiring kemajuan teknologi modern, saat ini industri karoseri telah maju dan berkembang, serta memiliki peningkatan kualitas produk yang mampu memenuhi keinginan pasar.
"Ke depan kami berharap dukungan pemerintah dapat lebih ditingkatkan agar industri karoseri dapat bersaing di era globalisasi," ucapnya.
Foto: Khairul Imam Ghozali |
Selain INAPA 2017, ada juga pameran bus, truk, peralatan berat, dan industri karoseri yang berada dalam ajang Indonesia International Bus, Truck, Heavy Equipment, and Component Exhibition (IIBT) 2017.
"Ajang ini biasa dihadiri oleh para pebisnis otobus, tourism, dan pelaku kendaraan komersial. 70 persen industri penunjang akan datang dari luar negeri. Sedangkan perusahaan karoseri yang berpartisipasi 100 persen Indonesia," tutur Lee.
Serta , ajang pameran lainnya seperti Tyre and Rubber Indonesia dan INABIKE 2017 yang menampilkan produk-produk dari industri ban dan kendaraan roda dua.
Sekitar lebih dari 1.100 perusahaan dari 25 negara hadir dalam pameran ini. Acara ini diharpakan dapat menyedot lebih dari 35 ribu profesional dari berbagai mancanegara. (khi/ddn)












































Foto: Khairul Imam Ghozali
Foto: Khairul Imam Ghozali
Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB