Pernyataan ini langsung disampaikan orang nomor satu Koenigsegg, Christian von Koenigsegg dalam wawancara dengan Top Gear di sela-sela Geneva Motor Show.
"Agar bisa membuat sebuah SUV, sasis karbon kami harus direnggangkan. Bagian belakang dan depan dipertahankan, kemudian lebih ekstrem pada ketebalan grille, kemudian pasang atap karbon di atap mobil. Secara teknis saya tidak melihat ada kendala teknis di sana," ujar Koenigsegg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Tapi Koenigsegg kembali menegaskan bahwa dirinya bukan penggemar SUV.Β Dan produsen Swedia ini tidak berencana untuk meluncurkannya. Meski SUV bisa meningkatkan penjualan, seperti halnya yang sudah dialami produsen mobil sport lainnya.
"Tapi saya bukan penggemar SUV, bagi saya mobil SUV itu secara fundamental ada cacatnya. Kami bisa menjual SUV tapi saya tidak menginginkannya," begitu komentarnya.
(ddn/ddn)













































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas