"Ioniq akan membuat mobil ramah lingkungan atau beremisi nol akan lebih terjangkau oleh semua kalangan," ujar Hyundai.
3 jenis powertrain itu sebenarnya sudah akrab dengan telinga, yakni hybrid, plug-in hybrid dan electric trio.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Meski belum jelas kapan akan mulai dijual di pasaran dunia, hybrid akan menjadi model pertama yang akan diperkenalkan, disusul dengan Ioniq listrik, dan terakhir baru Ioniq plug-in hybrid.
![]() |
Ioniq hybrid akan menawarkan mesin bensin 1.6 liter GDI yang memiliki 105 tenaga kuda. Mesin bensin ini akan langsung dikawinkan dengan motor listrik yang mampu menyemburkan 44 hp. Bicara soal keramahan lingkungan Hyundai Ioniq ini hanya akan menghasilkan 79 emisi CO2 per kilometer.
Sedangkan untuk model Ioniq yang berbekal listrik, mobil ini dikatakan akan menawarkan baterai ion lithium berkekuatan 1,56 kWh. Model dipadukan dengan transmisi kopling ganda sehingga bisa berlari hingga 250 km hanya dalam sekali pengisian baterai.
![]() |
Model terakhir atau Ioniq plug-in hybrid, dikatakan model ini akan mampu berlari hingga 50 km menggunakan tenaga listrik. Berkat baterai yang memiliki kekuatan lebih besar 8,9 kWh. Jenisnya sama dengan yang pertama yakni ion lithium.
![]() |
















































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun