Tiga merek itu diindikasikan melarang para diler untuk mengikuti pameran di Indonesia International Motor Show (IIMS). Alih-alih mengikuti IIMS, merek-merek ini meminta diler untuk ikut di pameran mobil resmi yang diadakan Gakindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) yakni Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Bagaimana merek-merek ini menanggapi tudingan itu?
Humas PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai agen pemegang merek Mitsubishi, Jerry Amran yang mendampingi Operating GM MMC Marketing Division PT KTB, Irwan Kuncoro langsung membantah kabar kalau mereka melarang diler melakukan kegiatan di sebuah pameran tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditemui di lokasi yang sama, Head of MMC & MFTBC Public Relation Departement KTB, Intan Vidiasari mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan surat teguran terkait kasus ini.
"Sampai dengan saat ini KTB belum mendapat surat panggilan dari KPPU. Yang kami dapat kabar dari kawan-kawan media juga. Secara resmi kami belum terima surat karena memang belum tahu (kasusnya)," kata Intan.
Namun, jika KPPU tetap memanggil KTB, Mitsubishi siap menghadiri undangan itu. Nantinya, PT KTB akan mengklarifikasai seperti yang diminta KPPU.
"Kalau memang surat itu ada kami akan datang karena panggilan. Dan kami akan melakukan klarifikasi seperti yang diminta KPPU. Nanti kami akan bantu menjelaskan," ucap Intan.
Senada dengan Mitsubishi, Toyota, lewat PR Manager PT Toyota Astra Motor Rouli H Sijabat pun langsung membantahnya. βSaya belum tahu masalahnya, soalnya di Toyota tidak begitu,β ujarnya.
Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra belum memberikan jawaban atas pertanyaan detikOto terkait hal ini.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan