Seperti diwartakan Automotivenews Europe dan Car Advice, Kamis (19/3/2015), serikat pekerja di pabrik Grugliasco, yang berada di dekat kota Turin, Italia, mengakui kabar tersebut.
Bahkan seorang sumber mengatakan, penurunan produksi merek tersebut mencapai 10 β 12 persen setiap minggunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fiat telah mengatakan kepada kami bahwa para pekerja di pabrik Grugliasco akan bekerja selama tiga minggu dari empat minggu saban bulan, sampai Juli," kata Federico Bellono, pemimpin serikat buruh di Turin.
"Perusahaan memprediksi produksi sekitar 30.000 sampai 35.000 mobil di Grugliasco tahun ini. Saya pikir itu akan lebih dekat dengan 30.000," kata Bellono kepada Automotivenews Europe.
Tahun lalu penjualan global Maserati mencapai 137 dari rencana, dan hampir 200 persen di Australia, setelah peluncuran model terbarunya, Maserati Ghibli dan Quattroporte. Tahun ini, pabrikan mematok target penjualan 50.000 unit.
Penjualan dan produksi diharapkan kembali melonjak dengan kehadiran crossover Maserati Levante, dan mobil sport Alfieri, serta GranTurismo baru.
Namun, hingga kini, Maserati belum mengonfirmasi secara resmi atau menyangkal kabar kemerosotan produksi tersebut.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer