"Sekarang sudah banyak instansi pemerintah dan warga yang pakai BBG," kata petugas dari Autogas Indonesia Arif Efendi di pameran mobil IIMS di JI Expo Kemayoran.
Arif mengatakan perusahaannya sudah memasang sebanyak 4.000 konverter kit pada berbagai kendaraan. "Memang masih didominasi instansi pemerintah, tapi sekarang sudah mulai banyak warga yang berminat," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang masih kurang tinggal tempat pengisian BBG-nya saja di jakarta," katanya.
Untuk soal pemasangan, Arif mengatakan, harga alat konverter kit jenis BBG tipe CNG berfariasi antara 17 juta - 22 juta. Sedangkan untuk BBG tipe LGV berfariasi antara 14 juta hingga 17 juta.
"Variasi harga ini tergantung ukuran tabungnya. Kalau soal harga yang mahal ini karena faktor keselamatan kita perhatikan betul," katanya.
Arif mengatakan pengguna BBG juga sangat fleksibel. Artinya bila gas habis maka mobil bisa dikembalikan lagi menggunakan bensin.
"Jadi sistem bensinya tidak dihilangkan. Kalau gas sudah habis bisa kembali ke sistem bensin seperti biasa," katanya.
(nal/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer