Harga BBM Mau Naik, Warga Mulai Lirik Bahan Bakar Gas

Laporan dari IIMS 2014

Harga BBM Mau Naik, Warga Mulai Lirik Bahan Bakar Gas

- detikOto
Jumat, 19 Sep 2014 09:30 WIB
Harga BBM Mau Naik, Warga Mulai Lirik Bahan Bakar Gas
Jakarta - Di bawah presiden yang baru, yakni presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan pasangannya Jusuf Kalla (JK) harga BBM dikabarkan akan naik bulan November nanti. Instansi pemerintah dan warga mulai melirik bahan bakar gas yang jauh lebih murah.

"Sekarang sudah banyak instansi pemerintah dan warga yang pakai BBG," kata petugas dari Autogas Indonesia Arif Efendi di pameran mobil IIMS di JI Expo Kemayoran.

Arif mengatakan perusahaannya sudah memasang sebanyak 4.000 konverter kit pada berbagai kendaraan. "Memang masih didominasi instansi pemerintah, tapi sekarang sudah mulai banyak warga yang berminat," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu kelebihan BBG dibandingkan BBM adalah harganya yang relatif murah. Harga bahan bakar gas jenis Compressed Natural Gas (CNG) harganya Rp 3.100 per liter, sedangkan untuk bahan bakar gas jenis Liquified Gas for Vehicle (LGV) dibanderol dengan harga Rp 5.100.

"Yang masih kurang tinggal tempat pengisian BBG-nya saja di jakarta," katanya.

Untuk soal pemasangan, Arif mengatakan, harga alat konverter kit jenis BBG tipe CNG berfariasi antara 17 juta - 22 juta. Sedangkan untuk BBG tipe LGV berfariasi antara 14 juta hingga 17 juta.

"Variasi harga ini tergantung ukuran tabungnya. Kalau soal harga yang mahal ini karena faktor keselamatan kita perhatikan betul," katanya.

Arif mengatakan pengguna BBG juga sangat fleksibel. Artinya bila gas habis maka mobil bisa dikembalikan lagi menggunakan bensin.

"Jadi sistem bensinya tidak dihilangkan. Kalau gas sudah habis bisa kembali ke sistem bensin seperti biasa," katanya.

(nal/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads