Pernyataan itu dilontarkannya ketika mengunjungi ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (24/9/2013).
"Kita tidak bisa melarang orang untuk menjual atau membeli mobil murah. Karena adanya mobil ini juga sangat menguntungkan satu sama lain," kata JK kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pembeli mobil itu ada pembeli pertama dan ada pembeli kedua. Kira-kira 50 sampai 60 persen adalah pembeli mobil pertama, dan kira-kira 40 persen itu pembeli kedua. Jadi dua-duanya berminat untuk membeli mobil murah," lugasnya.
Orang Indonesia itu dikatakannya cukup unit. Segala sesuatunya memang ada pro dan kontra. Begitu juga hadirnya program Low Cost Green Car yang banyak ditentang berbagai pihak.
"Harganya beras mahal marah, masa beras murah Anda juga murah. Saya sudah berpengalaman soal mobil," tuntas JK sambil tersenyum.
(ady/lth)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi