Selasa, 05 Mei 2020 04:07 WIB

Kelewatan! Truk Molen Jadi Tempat 'Penyelundupan' Manusia saat Lockdown

Rizki Pratama - detikOto
Pemudik menyelundup di truk pengaduk semen Pemudik menyelundup dalam truk pengaduk semen (NDTV)
Jakarta -

Setiap ada aturan selalu ada yang melanggar dengan berbagai cara. Seperti halnya larangan mudik yang memunculkan berbagai upaya atau ide-ide liar agar bisa lolos dari pengawasan petugas.

Salah satu cara yang dilakukan adalah menggunakan angkutan atau kendaraan yang tidak lazim digunakan penumpang manusia untuk mengelabui aturan. Namun, di India cara ekstrim dilakukan dan cukup berbahaya bagi orang yang melakukannya.

Dalam sebuah dokumentasi berupa video truk pengaduk semen dihentikan oleh petugas di pinggir jalan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada mobilitas tidak perlu dari kendaraan tersebut di tengah kebijakan lockdown India.

Petugas mulai curiga ketika pengemudi tampak gelisah. Meski terdengar aneh dan tidak mungkin, petugas memeriksa mesin pengaduk semen yang mengejutkan ternyata berisi orang.

Tepatnya ada 18 orang yang keluar dari lubang kecil di sisi pengaduk semen secara bergantian.

"Berapa banyak lagi orang? Berapa banyak orang di dalam sana?" suara seorang lelaki dari video seperti dilansirkan oleh NDTV.

Suara lelaki yang kemungkinan suara dari petugas itu memerintahkan para pelanggar larangan bepergian ini untuk berbaris di luar dengan menjaga jarak. Polisi sudah menyita kendaraan dan para penumpang dibawa ke pusat karantina tempat mereka diskrining untuk disinfeksi. Mereka pun dipulangkan setelahnya ke tempat tujuan menggunakan bus yang disediakan oleh pemerintah.

Tidak hanya melanggar aturan pembatasan sosial, orang-orang ini juga membahayakan diri mereka sendiri. Selain risiko tertular dengan penumpang lain, tak dapat dibayangkan apa yang terjadi jika mesin pengaduk semen tak sengaja berputar.





Simak Video "Cegah Pemudik Bandel, Pemeriksaan Truk di Tol Cikarang Barat Diperketat"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com