Salah seorang pengguna Pertamax, Bintang mengungkapkan sempat terkejut ketika harga Pertamax menembus Rp 8.050.
"Kemarin, pas harga naik saya sempat kaget lihatnya. Tapi ya sudah saya sempat beli dulu," ujarnya ketika ditemui detikOto di SPBU Kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (6/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bintang, kendaraan bermotor dengan jenis sepeda motor yang sehari-harinya dikendarai biasa memang biasa menggunakan Pertamax. Akan tetapi, menurut Bintang seiring naiknya harga BBM Non-subsidi tersebut, dirinya sementara waktu ini akan beralih ke Premium sampai menunggu harga Pertamax kembali turun.
"Saat ini memang sudah turun, tetapi masih tinggi, selisihnya juga cukup jauh sama premium," terangnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Rudi yang mengatakan bahwa sejak adanya kenaikan Pertamax hingga menyentuh Rp 8.050 sontak membuatnya memutuskan untuk membeli Premium
"Sempat shock saya, tapi wajarlah karena kan minyak harganya juga sedang naik," jelas Rudi.
Bahkan, Rudi yang bekerja sebagai karyawan swasta tersebut mengaku terpaksa beli dengan cara 'mencampur'. "Jadi, biasanya kalau berangkat kerja, mau isi bensin saya pasti isi pakai Pertamax dulu. Kemudian kalau pulangnya baru saya pakai Premium. Tapi untuk ke sininya, saya lebih banyak pakai Premium lagi sampai tunggu harga Pertamax kembali wajar," jelasnya.
Seperti diketahui, sejak tanggal 1 Februari 2011 kemarin, harga Pertamax Cs kembali naik. Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, Pertamax naik hingga Rp 8.050 per liternya.
(nrs/syu)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik