Ia memiliki dua BMW 318i berkode E36 M40. Keduanya sama-sama lansiran tahun 1992. Bedanya, yang satu bertransmisi matik dan satunya lagi bertransmisi manual.
"Mungkin di situ nilai eksklusifnya, saya memiliki dua mobil yang sama, dengan tahun yang sama, tapi satu matik dan satu lagi manual," ujar sang dokter, R Chandra Selandia W, ketika berbincang dengan detikOto, Kamis (28/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai dari eksterior, seperti lampu-lampunya semua masih dipertahankan bawaan pabrik. Begitu juga dengan interiornya, seperti trim dan dashboardnya masih seperti masa jayanya dulu di awal tahun 1990-an.
"Mesin juga standar bawaan pabrik, saya paling hanya mengganti pelek dengan ukuran 17 juga dari BMW original," papar Chandra.
Jadi jangan heran kalau banyak yang kaget dengan kondisi mobil tersebut yang masih full original bawaan pabrik, sementara kebanyakan model yang sama yang beredar dijalanan saat ini, sudah banyak ubahannya.
"Bahkan setiap service banyak mekanik yang kaget kalau ternyata ini model BMW tahun 1992, karena sangat jarang yang masih original semua," cerita Chandra.
Merawatnya pun mudah, apalagi Chandara mempercayakan satu orang pembantu yang khusus untuk mewarat kedua mobil kembarnya ini. "Karena saya jarang mencuci ke tukang cuci, paling hanya 3 bulan sekali ke salon, semuanya pembantu itu yang ngurus," ujarnya.
Begitu juga dengan perawatan mesinnya. Chandra mengaku merawatnya tidak sulit. Paling utama, menurutnya, pastikan selalu mengecek selang bensin agar kondisinya tetap bagus.
"Kan banyak kasus kebakaran BMW tuh, sebenarnya asal rutin cek selang bensinnya, enggak bakal ada masalah," ujarnya.
Sehingga, sang dokter pun dengan nyaman bisa menggunakan BMW kembarnya ini untuk kegiatan sehari-harinya secara bergantian. "Kalau mau nyaman saat macet, saya pakai yang matik, kalau mau 'lari' saya pakai yang manual," tutupnya.
Wah, asal adil ya pembagian waktunya, Dok? (bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?