Ini berarti ada lebih banyak pengendara yang tidak memiliki SIM dibanding pengendara yang memilikinya.
Hal tersebut disampaikan oleh Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Condro Kirono di sela-sela pembukaan kompetisi safety riding Honda di Kemayoran, Jakarta, Rabu (5/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlebih dengan sistem kredit yang makin mudah sekarang ini, membeli kendaraan seperti membeli kacang goreng. Konsumen pun jadi lebih memikirkan gimana cara beli motor atau mobilnya saja, tanpa memikirkan cara berkendara yang baik.
Dengan begitu maka bisa dikatakan kalau kompetensi dari para pengendara sekarang masih minim.
"Kalau kompetensinya saja meragukan, apalagi perilakunya di jalan," tambah Kasubdit Min Regident Polri Kombes Pol Umar Septono.
Karena itulah Umar ingin agar safety riding dan disiplin berkendara masuk dalam kurikulum anak sekolah agar sejak usia dini perilaku pengendara di jalanan dapat terbentuk.
"Jadi materi tata cara berkendara sudah masuk pendidikan, pas bikin SIM jadi kayak refreshing," imbuhnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini