Dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pun sudah menetapkan peraturan bagi pengguna motor untuk tetap menyalakan lampu di siang hari. Jika tidak, biker akan dikenakan denda sebesar Rp 100 ribu.
Komentar pembaca detikOto pun beragam. Salah satunya muncul dari Bro Froubel. "Negara kita terletak di katulistiwa yang dianugrahi oleh sinar matahari tapi sangat heran bapak-bapak yang membuat aturan motor nyalakan lampu disiang hari... tidak bersyukur akan cahaya matahari yang dianugrakan oleh Sang Pencipta. bapak-bapak pembuat aturan kenapa tidak sekalian buat aturan para pejalan kaki yang akan menyebrang jalan menggunakan lampu senter agar kelihatan saat menyebrang," ujarnya agak sinis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada lagi komentar lebih miring dari Ariep. "iya tuh aturan ga bermanfaat,coba pikir deh klo cuma untuk keselamatan mana mungkin,klo namanya ud kena celaka kan bukan dari depan aj klo diseruduk dari belakang gimana?,masa dibelakang jg mau dikasih lampu yg terang biar kelihan gitu!!!!," ujarnya.
Namun ada juga yang setuju dengan penyalaan lampu di siang bolong. "Yang pada gak setuju aturan ini pasti gak pernah nyetir mobil ! coba deh ente sekali-sekali nyetir mobil, pasti bakalan kebantu kalo motor pada ngidupin lampunya dan ujung-ujungnya biker juga yang selamat," tulis bonank dalam komentarnya.
Mmm bagaimana menurut bro bikers yang lain? Kirim saja curhatnya ke sini!
(ddn/tbs)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit