Bahkan beberapa punggawanya sukses mencatat waktu tercepat. Pada Dragrace seri penutup tahun ini (seri 3) yang diselengarakan di Sirkuit Sentul Bogor pada 5-6 Desember 2009, TSVC menurunkan sebanyak 8 membernya yang tersebar di beberapa pilihan kelas bracket time, terdaftar mulai di kelas 15 detik sampai dengan 19 detik dengan pengertian semakin kecil waktu tempuh yang diperoleh semakin cepat pula mobil tersebut melaju di lintasan lurus.
Berkat kerjasama yang baik, kekompakan dan tim yang solid serta tentunya dukungan mobil yang digunakan untuk keperluan balap dan sehari-hari maka pada akhirnya membuahkan hasil dengan naiknya 3 member TSVC keatas podium pertama di kelas 16 dan 18 detik lewat Toyota Soluna dan podium kedua di kelas 15 detik lewat Toyota New Vios.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Kelas 15 detik: Juara 2, New Toyota Vios, Paul Danny, waktu tempuh rata-rata 15,159 detik.
- Kelas 16 detik: Juara 1, Toyota Soluna, Rizky Basworo, waktu tempu rata-rata 16,145 detik.
- Kelas 18 detik, Juara 1, Toyota Soluna, Ewin Windran, waktu tempuh rata-rata 18,062 detik.
"Dengan ikutnya TSVC di semua rangkaian seri kejuaraan Dragrace Sentul 402m menandakan bahwa TSVC ikut meramaikan dan memajukan kegiatan/event otomotif khususnya balap di tanah air. TSVC berharap agar kegiatan seperti ini tetap berkelanjutan di tahun-tahun mendatang dengan prestasi yang lebih baik lagi dan tentunya mengurangi aktivitas balap liar," tulis punggawa TSVC Rizky Basworo.
Selain dragrace, TSVC juga berpartisipasi pada 2 (dua) event otomotif sekaligus yakni JAF (Jakarta Automotive Fair) dan ICE (Indonesian Consumunity Expo) dengan lokasi yang berbeda yakni untuk JAF berlokasi di JieExpo PRJ KemayoranΒ yang diselenggarakan pada 20-22 November 2009 dan ICE berlokasi di Plaza Timur Senayan yang diselenggarakan pada 21-22 November 2009.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB