Namun, meskipun belum ada persetujuan, nampaknya sudah mendapat tanggapan positif dari komunitas motor di Jakarta.
"Rencana pemerintah yang akan mengundurkan helm SNI sangat tepat," kata Sekjen Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Djoko Saturi saat berbincang melalui telepon, Senin (6/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
kemungkinan akan memberikan waktu kepada rider dan bikers untuk memiliki helm SNI.
"Dan sekarang bagaimana sosialisasi pemerintah tentang helm SNI-nya. Waktu hingga 2010 cukup lama untuk sosialisasi ke masyarakat," ujarnya.
Penundaan waktu hingga 2010 memang rentang waktu yang relatif lama untuk bersosialisasi, dan sekarang bagaimana masyarakat Indonesia mengindahkan peraturan tersebut.
"Bila 2010 sosialisasi sudah dijalankan, dan masyarakat tidak mengindahkannya, maka kita balikan ke rider itu sendiri, apakah kepala mereka sekeras aspal jalanan," ucapnya.
Saat ini, tidak ada alasan lagi bagi rider untuk tidak memiliki helm SNI.
Pernyataan positif ternyata tidak hanya dari HDCI, melainkan juga dari komunitas Chopper Baztard.
"Rencana pengunduran ini memang bagus, karena ini menyangkut keselamatan penggguna roda dua," kata Krishna dari Chopper Baztard.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?