"Saya sangat menyesalkan ulah eksportir yang selalu mengirim motor vespa keluar negeri," ujar salah satu anggota komunitas Vespa Darsono asal Boyolali kepada detikOto beberapa waktu lalu.
Ini menunjukan betapa besar cintanya terhadap motor Vespa, sehingga ia sempat berpesan kepada pemilik motor Vespa, jangan sampai motor Vespa ini hilang dari tanah air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ekspor motor Vespa ke luar negeri memang marak belakangan ini. Para eksportir itu menjual Vespa yang ada di Indonesia ke sejumlah negeri seperti Eropa dan negara lainnya termasuk Thailand untuk memperoleh keuntungan besar.
Hal senada dituturkan oleh Eko Banana. Eko tidak ingin Vespa hilang begitu saja karena ulah eksportir yang mengirim motor Vespa ke luar negeri.
Vespa di dalam negeri sudah mendapat tempat di publik Indonesia. Bahkan, motor Vespa asal Italia ini mempunyai arti sejarah sendiri di Indonesia.
"Kehadiran motor Vespa di Indonesia mempunyai arti sejarah yang sangat kuat untuk dipertahankan, dan itu patut dipertahankan," ucap Eko.
Salah satu sejarah yang pernah dicatat motor Vespa yakni ketika Pemerintah Indonesia memberikan penghargaan berupa motor Vespa bagi Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia yang bertugas di Kongo sekitar tahun 1960-an.
"Dari situlah saya sangat menyayangkan ulah eksportir yang terus-terus mengekspor motor Vespa ke luar negeri," tegas Eko.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun