Cerita Mudik Pakai Gerobak Motor Roda Tiga: Hemat Bisa Patungan

ADVERTISEMENT

Cerita Mudik Pakai Gerobak Motor Roda Tiga: Hemat Bisa Patungan

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 03 Mei 2022 11:14 WIB
Mudik naik gerobak motor roda tiga dari Ancol ke Pemalang
Mudik naik motor bergerobak dari Ancol ke Pemalang (Foto: ANTARA/Abdu Faisal)
Jakarta -

Mudik tahun ini tanpa penyekatan membuat orang yang kangen ke kampung halaman bisa mengobati rasa rindu. Berbagai cara dilakukan untuk menghemat biaya sampai ke tempat tujuan, salah satunya patungan dengan naik gerobak motor atau sepeda motor roda tiga.

Dikutip dari Antara, Warga RW 04 Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Nur Galih (49) mengemudikan gerobak sepeda motor roda tiga untuk mudik bersama keluarga menuju Pemalang, Jawa Tengah pada H-3 lebaran 2022 atau Jumat malam.

Menurutnya, mudik menggunakan motor niaga ini bisa menghemat biaya. Sebab, para penumpang bisa patungan buat ongkos bensin.

"Naik gerobak motor ini sangat menghemat biaya dibandingkan kendaraan lain," kata Nur kepada wartawan di Pademangan, Jakarta Utara, Jumat.

Tak sekadar gerobak sepeda motor biasanya, Nur menambahkan terpal serta beralaskan tikar supaya lebih nyaman. Dengan gerobak motor itu, pria penarik Bajaj itu bisa mengajak rekan dan keluarganya berjumlah enam orang untuk bersama dalam satu kendaraan.

"Kami senang sekali. Sebab sudah dua tahun ini enggak mudik karena pandemi. Kami kepingin banget bisa mudik lagi. Teman-teman juga kepingin banget mudik lagi dan bisa menghemat bersama," ujar Galih.

Dengan memakan waktu tempuh perjalanan sekitar 18 jam, Nur menuturkan bahwa dirinya bisa menghabiskan 15 liter bensin hingga sampai tujuan akhir di Pemalang.

Salah seorang penumpang gerobak motor bernama Yuni (25) menuturkan harga tiket ke Pemalang biasanya mencapai Rp400 ribu.

Alasan tersebut membuat Yuni bersama suami memilih mudik menggunakan gerobak motor. Selain lebih hemat, dalam perjalanan juga bisa bercengkerama dengan keluarga.

"Kami patungan paling setiap orang Rp200 ribu. Kalau pakai bus, sampai kampung bisa Rp400 ribu. Memang pegal sih di perjalanan, tapi cara ini yang paling irit," tutur Yuni.

Simak juga 'Sejumlah Kota di Sumatra Berpotensi Hujan Disertai Petir, Cek Info Selengkapnya!':

[Gambas:Video 20detik]



(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT