Dalam misi Ride for Peace ini Jeffrey menembus gerbang Paman Sam dari sisi utara, tepatnya Montana. Negara bagian ini disinggahi usai dirinya menyelesaikan misi bertema "Solo Riding Exploring Five Continents on Two Wheels" di Kanada dan Alaska.
Kini, setelah empat bulan kehadirannya di AS, Jeffrey telah mengunjungi 38 dari 50 negara bagian dan wilayah persemakmuran yang ada di negara adi daya tersebut. Jumlah itu tidaklah sedikit. Tak banyak penjelajah dunia dengan sepeda motor bisa mencatat prestasi yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di berbagai tempat yang dikunjunginya, Jeffrey menjadi corong Indonesia dan memberikan presentasi.
"Sudah menjadi bagian dari misi RFP untuk melakukan presentasi di daerah-daerah yang saya singgahi. Selama di Amerika saya sudah berbicara di tengah-tengah komunitas lokal, seperti di Chicago, New York, Washington, Atlanta, Houston, San Franscisco, Los Angeles dan kota besar lainnya," kata Jeffrey dalam siaran pers, Rabu (23/10/2013).
Dia menambahkan, dalam setiap presentasi dirinya selalu bercerita tentang indahnya Tanah Air serta memutar film perjalanan RFP, dimulai dari Indonesia sampai negara terakhir yang dikunjungi dan ditutup video βRing of Fireβ tentang keluarga Youk Tanzil yang menjelajah keindahan budaya dan alam Indonesia dengan sepeda motor.
"Seperti di negara-negara lain, dalam setiap presentasi mereka bertanya tentang Indonesia. Karena itu, saya selalu membuka peta Indonesia di setiap presentasi. Ini agar mereka tahu letak negara kita. Soalnya ternyata banyak orang asing belum tahu persis posisi Indonesia," ucap Jeffrey.
Jeffrey pun sempat diundang berbicara tentang Indonesia serta misi RFP di hadapan kru dan penerbang Angkatan Udara Amerika Serikat di Robin Base Air Force, Georgia.
Selain itu, ketika berada di Ephesus, Georgia, Jeffrey mendatangi sebuah sekolah yang terletak di daerah konsentrasi KKK (Ku Klux Klan). Bagi kebanyakan orang kegiatan Jeffrey tersebut dianggap luar biasa. Bahkan media setempat ikut melaporkan kegiatan Jeffrey yang disambut hangat para staf pengajar di sekolah itu.
Soalnya penduduk di daerah Ephesus dikenal masih sangat tertutup. Mereka tak terbiasa menerima penampilan orang di luar ras mereka.
Apalagi di sana Jeffrey justru bercerita tentang indahnya keragaman kepada anak-anak penganut KKK yang diajarkan mengurung diri terhadap komunitas dunia.
Karena itu sangat beralasan bila pada 26 Oktober nanti Jeffrey juga diminta tampil sebagai pembicara utama pada puncak acara Horizons Unlimited Traveller Meeting di Cambria, California.
Seperti diketahui, acara Internasional yang berlangsung setiap tahun sejak 1997 tersebut dijadikan barometer prestasi dan merupakan kegiatan paling bergengsi sebagai tempat berkumpul para penjelajah dunia dengan sepeda motor.
"Benar saya akan menjadi pembicara utama di acara puncak Horizons Unlimited, dan itu sebuah kehormatan bagi RFP dan Indonesia, karena Indonesia satu-satunya yang akan mewakili negara dari Asia," ujar Jeffrey antusias.
Rencananya, setelah memenuhi acara HU Traveller Meeting Jeffrey akan bertolak meninggalkan Cambria.
Pria yang secara total telah menjelajahi lebih dari 78 negara ini akan melanjutkan putaran-putaran roda sepeda motor hingga ke Meksiko, Belize, Guatemala, El Salvador, Honduras, Nikaragua, Costarica, Panama, dan selanjutnya menjelajah Amerika Selatan dan Australia.
Ride For Peace adalah perjalanan keliling dunia secara terus menerus yang dilakukan seorang diri oleh Jeffrey Polnaja. Pada tahun 2006, Jeffrey telah menjelajahi 72 negara di kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa.
Pada awal tahun 2012 Jeffrey Polnaja kembali melanjutkan perjalanannya dimulai dari Paris, Perancis, menjelajahi Eropa, melalui kawasan dingin Siberia kemudian melintasi Samudra Pasifik ke Vancouver, Kanada.
Dari Vancouver Jeffrey memulai perjalanan panjangnya di benua Amerika, ia menuju Alaska melewati jalur βloose gravelβsepanjang ribuan kilometer sepanjang Dalton Highway dan berhasil mencapai Deadhorse, Prudhoe Bay, akhir dari jalan yang terkenal karena medannya yang ganas dan tidak mudah untuk ditaklukan tersebut.
Rencananya, Jeffrey akan berkelana sejauh 220.000 kilometer melintasi beberapa negara di Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan dan Australia. Saat ini Jeffrey berada di Amerika Serikat, total sudah 78 negara dikunjunginya. Kemudian Jeffrey akan melanjutkan perjalanan ke Meksiko, Guatemala, Belize, El Salvador, Honduras, Nikaragua, Costarica, Panama, Kolombia, Venezuela, Ekuador, Peru, Bolivia, Brasil, Argentina, Peru, Selandia Baru, Australia, dan Timor Leste. Jeffrey direncanakan tiba kembali di Jakarta secepatnya pada tahun 2015.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan