Ya, uji tabrak motor dilakukan oleh peneliti di Jerman. Para peneliti tersebut menggunakan dummy sebagai penunggang motor sport. Sedangkan traktor sebagai benda diam di depan.
Dalam melakukan pengujian sesuai dengan standar mereka, studi menunjukkan kecepatan motor 70 km/jam akan menyebabkan pengendara kemungkinan kecil bertahan hidup. Kecepatannya hampir sama New Car Assessment Program (NCAP) dan EuroNCAP
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada uji tabrak motor ini, pemotor terlempar ke ban traktor. Muka pemotor menghantam ban traktor. Sementara setang motor bengkok karena benturan. Pemotor tak bisa menahan benturan dan jatuh berikut motorny. Pemotor pun mengalami cidera parah.
Peneliti menjelaskan pemotor akan kritis ketika mengalami kecelakaan pada kecepatan 70 km/jam. Tes tabrak ini untuk mengetahui keamanan pengendara motor sekaligus edukasi betapa bahaya ketika tabrakan keras.
Karena itu, pengendara motor harus lebih berhati-hati ketika berada di jalan umum.
(ikh/ady)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik