ADVERTISEMENT

Pakai Lampu Tembak, Toyota Fortuner Bikin Silau Pengendara di Belakangnya

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 21 Jun 2022 18:34 WIB
Toyota Fortuner pakai lampu tembak, bikin silau pengendara di belakang
Toyota Fortuner pakai lampu tembak, bikin silau pengendara di belakang ( Instagram @merekamjakarta)
Jakarta -

Viral di media sosial sebuah mobil Toyota Fortuner yang menggunakan lampu tembak, sehingga bikin silau pengendara di belakangnya. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Daan Mogot Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, pekan lalu, sekitar pukul 17.56 WIB.

Video viral itu diunggah oleh akun Instagram @merekamjakarta (21/6/2022). Tampak dalam video sebuah Toyota Fortuner telah dimodifikasi pada bagian belakangnya dengan menambahkan lampu tembak.

Lampu tambahan tersebut di pasang pada area bumper belakang. Dan sepertinya terintegrasi dengan lampu rem. Jadi saat lampu rem nyala, maka lampu tambahan tersebut juga akan ikut menyala. Nah, masalahnya cahaya yang dihasilkan lampu tembak tersebut bikin silau mata pengendara lainnya.

Perekam video menyebutkan bahwa penggunaan lampu yang menyilaukan ini sangat membahayakan pengguna jalan lainnya. Dikatakan bahwa mata para pengendara lain, terutama yang berada di belakangnya, bisa pusing dan menimbulkan mata berbayang saat melihat lampu yang menyilaukan tersebut.

Warganetpun turut mengomentari video tersebut. Banyak yang tidak suka dengan Toyota Fortuneryang telah dimodifikasi menggunakan lampu tambahan tersebut. Sebab sangat membahayakan pengendara lainnya.

"Udah pada keterlaluan di jalan emang, gk respact ama pengendara lain," kata @panji.

"Bikin pusing yg liat di belakangnya," timpal @vita.

"seperti menatap masa depan... silaaauuuu," sahut @prisonflag_.

Untuk diketahui, ketentuan penggunaan lampu yang berkaitan dengan kelengkapan berlalu lintas sudah diatur dalam Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) No.22 Tahun 2009 Pasal 58.

"Yang dimaksud dengan 'perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas' adalah pemasangan peralatan, perlangkapan, atau benda lain pada kendaraan yang dapat membahayakan keselamatan lalu lintas, antara lain pemasangan bumper tanduk dan lampu menyilaukan," bunyi pasal 58.

Sementara jika melanggar, ancaman hukumannya bisa dipenjara selama dua bulan. "Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud Pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu," begitu aturan yang tertulis di pasal 279.

(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT