RFS, RFD Cs Jangan Sok Jago, Tidak Ada Istilah Pelat Dewa

ADVERTISEMENT

RFS, RFD Cs Jangan Sok Jago, Tidak Ada Istilah Pelat Dewa

Tim detikcom - detikOto
Selasa, 14 Jun 2022 16:46 WIB
Aparat gabungan menggelar razia terhadap kendaraan pribadi yang dipasang rotator di kawasan Cibubur, Jakarta. Sejumlah kendaraan terjaring razia.
Mobil pakai rotator terjaring razia Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta -

Pelat nomor dengan buntut huruf 'RF' identik dengan para pejabat. Terkadang nopol pelat hitam itu dikombinasikan dengan aksesori strobo, yang padahal bukan peruntukannya.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo akan menindak tegas pelat nomor RFS cs yang menggunakan strobo. Bahkan sanksi legalitas akan dicabut.

"Menjawab keluhan masyarakat yang selama ini komplain terhadap arogansi para pengguna pelat STNK khusus yang sering menggunakan rotator, padahal dia tidak berhak menggunakan rotator. Yang berhak hanya kendaraan dinas sebagaimana diatur dalam UU Lalin," ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo dikutip detikNews.

"Kalau anggota kami menemukan di jalan dan tertangkap tangan, mohon maaf kita akan cabut pelat nomornya, kita akan cabut STNK-nya, kita akan tindak," ujar Sambodo

Masyarakat umum pun sebenarnya bisa memesan pelat nomor 'RF'. Perbedaannya pelat 'RF' pejabat memiliki kepala angka 1 pada TNKB, dan terdiri dari 4 digit.

Pemerhati Transportasi dan Hukum Buidyanto menjelaskan tidak ada istilah pelat dewa dalam menegakkan aturan lalu lintas. Pelat nomor RFS, RFD, RFH dan kawan-kawannya memang disebut sebagai pelat nomor rahasia.

"Nomer kendaraan khusus dan atau rahasia atau yang sering disebut nomer dewa tidak mendapatkan hak istimewa (misalnya) RFS, RFT, RFD, RFU , RFO, RFQ, RFZ dan sebagainya. Dalam arti bahwa pada saat beroperasi di jalan tetap mentaati aturan yang berlaku. Termasuk dalam ganjil-genap bahwa mobil dengan nomer RF bukan termasuk yang mendapatkan pengecualian," jelas Budiyanto.

"Kalau melakukan pelanggaran lalu lintas tetap bisa dikenakan tilang atau teguran," tambah dia.



Simak Video "Catat! Tugas Polantas Tidak Hanya Sebatas Menilang Lho"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT