Cerita Konsumen yang Kiriman Mobil Barunya Tertunda Akibat Corona

M Luthfi Andika - detikOto
Jumat, 17 Apr 2020 10:45 WIB
Salah satu diler mobil Toyota di Indonesia, Auto2000 meresmikan diler di kawasan bintang Jakarta, Jalan Sudirman. Diler ini boleh jadi merupakan yang termewah di Indonesia.
Ilustrasi diler toyota termewah di Indonesia Foto: Grandyos Zafna/detik.com
Jakarta -

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memaksa hampir seluruh perusahaan menghentikan kegiatannya. Termasuk ealer Auto2000, yang menghentikan sementara pengiriman kendaraan baru ke tangan konsumen.

Sejak diberlakukan di Jakarta pekan lalu, PSBB memaksa banyak sektor bisnis dan ekonomi terhambat aktivitasnya. Beberapa merek mobil dan bengkel resmi memilih mematuhi aturan pemerintah untuk menghentikan sementara aktivitasnya.

Termasuk dealer Toyota. CSD & Marcomm Departement Head Auto2000, Cahaya F. Tantriani kepada detik.com, mengungkapkan kalau pengiriman unit mobil ke konsumen tertunda akibat PSBB.

"Ini delivery unit semua freeze (terhenti sementara-Red) loh," jawab singkat perempuan yang disapa Tantri ini.

Keterlambatan kendatangan kendaraan tak lantas membuat konsumen kesal. Mereka memahami kondisi 'spesial' yang terjadi saat ini. Demikian penuturan salah satu konsumen yang terpaksa tertunda kedatangan mobil barunya.

"Sebenarnya saya agak memaksakan untuk membeli kendaraan, karena memang kendaraan ini saya beli untuk anak saya. Anak Saya ingin Koas (Coass/co-assistant) karena tengah menjalani kuliah ke-dokter-an di Universitas Gadjah Mada. Karena koas itu pulangnya selalu malam, jadi saya beli kendaraan itu. Tapi kok sepertinya saya merasa tidak enak terhadap sesama, disaat semuanya tengah kesulitan, tapi saya malah membeli kendaraan. Tapi bagaimana karena kan kebutuhan," cerita Nadya Rismaya (46) yang membeli Toyota New Agya pada Maret 2020.

Meski belum mendapatkan unit baru Toyota New Agya, Nadya tidak merasa kesal dan rela menunggu hingga pandemi virus Corona selesai. Baru setelah itu mobil akan langsung dikirim ke Yogyakarta.

"Harusnya beli mobil ini langsung dikirim ke Yogyakarta, jadi karena sekarang situasinya seperti ini ya tidak apa-apa. Karena kemarin saya juga dihubungi ada beberapa pemasangan aksesori yang belum selesai namun karena PSBB jadi harus tutup. Saya menjawab, ya sudah tidak apa-apa. Kebetulan juga koas anak saya agak mundur, karena dia masuk gelombang kedua," ucap Nadya.

"Ada hikmahnya juga Corona ini, karena kalau sampai dirumah saya merasa tidak enak sama yang orang lain. Karena saat ini banyak orang lain tengah kesulitan, kita malah beli mobil. Beruntungnya lagi PSBB ini Auto2000 ditutup dl, jadi mobilnya di taruh di diler saja. Sehingga kalau ada apa-apa bisa langsung ditangani," Nadya menambahkan.



Simak Video "Dari 5 Juli-3 Agustus, Denda Pelanggaran PSBB di DKI Capai Rp 1,5 M"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)