Rabu, 15 Apr 2020 16:51 WIB

Cerita Sopir Ambulans di Masa Pandemi Corona: Rindu Anak tapi Takut Pulang!

M Luthfi Andika - detikOto
beragam ambulans unik. Ilustrasi Ambulans Foto: ist
Jakarta -

Di saat semua pekerja bekerja dari rumah untuk bisa menekan angka penularan virus Corona, berbeda dengan para petugas kesehatan salah satunya sopir ambulans, yang memilih untuk tidak pulang. Karena para sopir ambulans juga menjadi garda terdepan untuk bisa menolong para korban virus Corona.

Seperti ditulis di BBC, seorang sopir ambulans bernama Jamie Kennedy asal Glasgow memilih untuk tidak pulang dan memilih untuk hidup di hotel bersama petugas medis lainnya. Ini dilakukan karena dirinya takut akan menjadi penular virus Corona saat pulang ke rumah.

Jamie menceritakan dirinya telah cukup lama tidak pulang ke rumah. "Saya memilih untuk tinggal di sebuah hotel yang menawarkan kamar gratis kepada seluruh staf rumah sakit selama masa karantina. Hotel ini hampir penuh dengan staf rumah sakit," cerita Jamie.

Sopir Ambulans di masa pandemi Virus corona di Skotlandia.Sopir Ambulans di masa pandemi Virus corona di Skotlandia. Foto: Pool (BBC)

"Ini keputusan yang sulit, tetapi saya melihat situasinya semakin buruk. Sehingga saya berdiskusi dengan Istri saya untuk mengambil keputusan ini. Keputusan ini murni keputusan saya, karena saya tidak akan pernah memaafkan diri saya jika terjadi sesuatu pada anak-anak saya," Jamie menambahkan.

Jamie mengatakan di Skotlandia pandemi virus Corona terbilang sangat mengkhawatirkan. Tercatat ada 6.358 kasus dan menewaskan 615 orang akibat virus Corona.

Jamie juga menceritakan peran ambulans sekarang benar-benar sangat sulit. Karena setiap ada pasien, Jamie harus memperlakukannya sebagai pasien yang memiliki gejala virus Corona meski pasien itu tidak tertular Corona.

"Sebagian besar panggilan karena satu gejala atau lebih, kami harus memperlakukannya sebagai pasien yang memiliki potensial tertular virus Corona," ujar Jamie.

Tak sampai di situ, Jamie pun menceritakan hal yang paling berat di masa pandemi virus Corona ialah menahan rasa kangen dirinya pada anak-anak.

"Kontak yang terbatas dengan istri dan anak-anak dengan hanya panggilan video, terlebih harus menjauh dari mereka melihat anakku menangis tapi aku tidak bisa memeluknya. Namun menjauh dari mereka menjadi hal penting, untuk tetap menjaga mereka dengan aman," kata Jamie.



Simak Video "Kasus Positif Corona RI Tambah 4.497, Total Jadi 333.449"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com