Strategi Penjual Mobil Bekas Akali Minim Pembeli di Tengah Pandemi Corona

M Luthfi Andika - detikOto
Rabu, 15 Apr 2020 13:36 WIB
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan penjualan mobil mengalami penurunan sebesar 13,7%. Daya beli masyarakat digadang sebagai penyebab kondisi ini.
Petugas tengah membersihkan mobil yang akan dijual di Dealer Mobil88, di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (22/06/2015).
Mobil bekas Mobil88 Foto: Rengga Sancaya/detik.com
Jakarta -

Untuk bisa bertahan di tengah pandemi virus Corona bukan perkara udah bagi para pengusaha mobil bekas. Strategi tepat harus benar-benar diterapkan, agar bisa melalui pandemi virus Corona dengan mulus.

"Bicara soal strategi, kita harus lihat terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab turunnya market. Sebenarnya ada 2 hal yang membuat market (penjualan mobil-Red) turun. Satu, karena kesulitan ekonomi yang membuat daya beli jadi berkurang. Kedua, karena ada pembatasan mobilisasi orang, seperti Social Distancing atau PSBB," kata Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer, kepada detik.com.

Salah satu cara yang dilakukan adalah jemput bola ke konsumen. Yakni dengan membawa unit ke rumah calon pembeli.

"Kalau yang pertama, yaitu soal soal ekonomi yang membuat daya beli berkurang. Kita tidak bisa ngomong apa-apa, tapi kalau di mobil88 kami masih mencoba melayani dan berharap dari pembatasan mobilisasi itu atau perihal kedua yang membuat penurunan market mobil bekas," ucap Fischer.

"Jadi saat masyarakat tidak bisa bergerak, kita coba layani showing di rumah konsumen. Ini tidak pernah ada sebelumnya. Konsumen tinggal menunggu di rumah mobil datang dan diperlihatkan, konsumen pun bisa langsung test drive. Mereka mau mobil apa, tinggal lihat di website kami, akan kami antar tanpa booking fee, lho."

"Selama alamatnya jelas akan kita perlihatkan unitnya, kalau mereka cocok mereka bisa langsung transfer, mobil akan kita tinggal. Dan selama pandemi virus Corona banyak yang melakukan cara ini, dan hampir semuanya melakukan pembayaran secara cash," Fischer menambahkan.

Fischer juga memastikan konsumen yang ingin memiliki kendaraan dari Mobil88 di tengah pandemi virus Corona juga bisa melakukan pembelian secara kredit.

"Kalau untuk yang kredit? saat ini sedikit mengalami penurunan atau banyak penurunan. Karena daya beli turun, yang kebanyakan terdampak akan penurunan daya beli itu ada di segmen middle low," ujarnya.

"Penurunan yang melakukan pembelian secara kredit bisa sampai 20 persen. Tapi kalau ada yang mau pesan ke kami, bisa kami datangkan orang leasing atau orang leasing yang datang terlebih dahulu untuk survei. Baru kita datang membawa mobilnya, karena transaksi bisa lebih cepet dan orang tidak mondar-mandir. Karena memang masyarakat belum boleh banyak melakukan aktivitas," tutup Fischer.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)