Selasa, 17 Jul 2018 12:53 WIB

Catatan Pengendara

Daripada Ganjil Genap Mending Pakai Nyicil-Lunas

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom
Jakarta - Untuk mengurai kemacetan, pemerintah memberlakukan ganjil genap di jalanan Jakarta. Menjelang Asian Games, ganjil genap malah diperluas ke beberapa ruas jalan dan membuat pengendara sebal.

Tapi daripada repot dengan ganjil genap, ada usulan lain untuk mengurai kemacetan, yakni pembatasan dengan cara melihat kredit mobilnya sudah lunas atau masih mencicil. Mobil yang sudah lunas kreditnya boleh lewat, yang nyicil nggak boleh lewat. Singkatnya begitu.



Usulan ini memang masih sebatas guyonan saja, sebuah akun Facebook mengunggah postingan yang pasti bikin orang yang melihat tersenyum.



Memang orang Indonesia saat ini masih gemar membeli kendaraan dengan kredit. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia tahun lalu mencatat, dari sekitar 1 juta mobil baru yang dilepas ke pasaran, 70 persennya dibeli dengan cara kredit.

"Dari total penjualan di 2017, 70% penjualan mobil masih pakai leasing atau kredit," ujar Ketua I Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto.

Jika jalanan dibatasi dengan cara cicilan lunas atau belum itu, pasti akan menjaring banyak mobil. Bahkan detikOto saja saat ini masih mencicil 4 tahun lagi. Wah nggak bisa lewat juga dong...Bagaimana Otolovers, guyonan ini kalau diterapkan bagaimana ya? Siap-siap bawa BPKB terus dong kalau mau lewat.

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed