Mengutip dailymail, Senin (19/5/2014) sebuah studi terhadap lebih dari setengah juta wanita hamil kehilangan konsentrasi mengemudi karena mual, kelelahan, insomnia. Kondisi ini sangat berkontribusi pada kesalahan mengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Meski beberapa tips mengemudi untuk ibu hamil sudah banyak, namun wanita yang mengemudi dan tetap memaksakan mengemudi akan besar akibatnya terhadap dia dan si jabang bayi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peningkatan risiko selama pertengahan kehamilan menyamai kenaikan 42 persen dalam jumlah kecelakaan lalu lintas yang serius. Sementara itu, penelitian menyebutkan 1 dari 50 perempuan yang terlibat dalam kecelakaan terbukti sedang hamil.
Penulis Dr Donald Redelmeier, seorang peneliti dari Institute for Clinical Sciences evaluatif ( ICES ) dan seorang dokter di Departemen Toronto University of Medicine di Kanada mengatakan.
"Wanita hamil sering khawatir dengan penerbangan udara, scuba diving, bak air panas dan topik lain dalam maternal kesehatan, namun individu dapat mengabaikan kecelakaan lalu lintas meskipun risiko kesehatan mereka yang lebih besar," jelasnya.
Penelit lain, Dr Jon Barrett dari Sunnybrook Health Sciences Centre di Toronto menjelaskan kecelakaan yang melibatkan wanita hamil saat dia mengendarai mobil pribadi dan bukan truk atau kendaraan jenis lain.
Dr Redelmeier menambahkan jika sang ibu tidak mengindahkan peringatan tersebut maka dia bisa menghilangkan nyawa anak yang dikandungnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih