'Pengendara Sudah Lelah Nyetir'

'Pengendara Sudah Lelah Nyetir'

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Kamis, 07 Nov 2013 10:26 WIB
Pengendara Sudah Lelah Nyetir
Washington - Kemacetan di berbagai kota sudah membuat para pengendara tidak bisa berkutik lagi. Kemacetan berjam-jam membuat tubuh lelah. Jadi ketika ditanya apakah mereka akan membeli mobil yang bisa nyetir sendiri, jawabannya iya!

Itu hasil polling dari sekitar 2.000 pelanggan CarInsurance.com. 34 persen pelanggan menjamin mereka akan membeli mobil yang bisa nyetir sendiri (autopilot) dan 56 persen akan mempertimbangkan membeli mobil autopilot andaikan mobil itu membuat premi asuransi yang harus mereka bayar turun.

Jadi berapa lama lagi Anda bisa menjadi seperti Will Smith di film 'I, Robot' atau disopiri taksi robot seperti Arnold Schwarzenegger di film Total Recall?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski pun citra mobil-mobil robot di film tadi jelek, Profesor Raj Rajkumar, dari Universitas Carnegie Mellon menuturkan mobil autopilot akan lebih cepat dari bayangan orang selama ini.

"Di 2018 Anda bisa berkendara di jalan bebas hambatan, dengan mobil yang mengambil alih fungsi kendali, kecepatan. Di 2020, mobil Anda bisa berpindah lajur dan kita akan melihat banyak fitur seperti stop-go saat macet di area urban. 10 tahun dari sekarang mobil akan terhubungkan dengan lampu lalu lintas untuk membantu mengurai kemacetan," tuturnya kepada CNBC seperti dikutip The Daily Caller, Kamis (7/11/2013).

Sementara jika ditanya merek mobil autopilot mana yang akan mereka beli. Sebagian besar menjawab Tesla Motors 18 persen, disusul mobil dari Google atau Microsoft, serta mobil dari Samsung atau Apple.

Jika mobil-mobil autopilot ini sudah beredar di jalanan, angka kematian dipastikan akan menurun.

Badan Keselamatan dan Lalu Lintas Amerika menemukan di 2008 lalu, 95 persen kecelakaan di jalan terjadi karena human error, bukan karena masalah teknis mobil.

Google sendiri sudah mengembangkan mobil autopilot sejak 2010. Mobil Google sudah mendata ratusan ribu jalan di California dan Nevada. Sementara pabrikan mobil lain juga sudah mulai mengembangkannya.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads