Mantan pilot maskapai penerbangan di Inggris dituntut penjara seumur hidup atau minimal 24 tahun karena terbukti membunuh istrinya dengan cara menonaktifkan airbag, melepas seat belt dan menabrakkan mobil ke pohon.
Insiden ini mengingatkan bahwa tidak hanya pisau atau golok yang bisa menjadi alat untuk menghilangkan nyama, mobil juga bisa menjadi alat untuk menghilangkan nyawa seseorang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lawrence dengan sengaja mematikan fitur airbag Peugeot 406 sebelum istrinya masuk ke mobil. Lawrence menabrakkan mobil tersebut ke pepohonan dalam kecepatan 50 mph atau sekitar 90 km/jam. Dan sebelum mengalami kecelakaan, Lawrence menekan tombol sabuk pengaman yang digunakan Sally agar sabuk pengamannya terlepas.
Saat peristiwa itu terjadi pada Oktober 2012, Lawrence berpura-pura tak sadarkan diri ketika petugas pemadam kebakaran tiba.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit