Seperti yang terjadi pada anak di bawah umur yang mengendarai mobil keluarga di Gading Serpong baru-baru ini. Kalau fenomena ini terus terjadi, maka bukan tidak mungkin jalanan akan menjadi ajang pembantaian.
"Kalau fenomena ini terus terjadi maka jalanan akan menjadi ajang pembantaian," kata Training Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC), Jusri Pulubuhu ketika menyikapi fenomena ini, Selasa (28/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orangtua itu salah karena telah membiarkan anak di bawah umur mengendarai mobil," ucapnya.
Jusri menambahkan ini kejadian yag kerap terjadi ini karena lemahnya antisipasi orangtua sebagai pintu untuk sosialisasi keselamatan berkendara di jalan.
"Orangtua tentunya berperan penting dalam situasi ini. Jadi jangan bangga kalau anak di bawah umur bisa mengemudi," tutup Jusri.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya