Tetapi ternyata pengendara tidak membutuhkannya. Setidaknya itu hasil survei yang dipaparkan oleh analis Thilo Koslowski dari Gartner.
Pengendara mobil tidak tertarik untuk menggunakan beragam aplikasi media sosial di kendaraan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fitur yang lebih masuk akal dan membantu pengemudi berkendara adalah sistem prakiraan cuaca, dan dimana harus mencari parkir. Ngetweet atau update status di Facebook masuk dalam daftar prioritas tidak penting bagi pengendara.
Sebelumnya pabrikan mobil beramai-ramai membuat aplikasi di mobil untuk media sosial. Sebut saja Mercedes-Benz dengan mbrace2, kemudian aplikasi Siri dari Apple yang diadopsi oleh pabrikan utama seperti BMW, Audi, Chrysler, Honda, General Motors, Jaguar, Land Rover dan Toyota.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Konvoi Fortuner-Alphard Masuk Area CFD, Ini Arti Pelat Nomor ZZ
Tarif Parkir Mobil di Jakarta Diusulkan Rp 60 Ribu/Jam, Pramono Bilang Begini
Iritnya Motor Matik Terbaru Honda, Jakarta-Bandung Cukup 2 Liter Bensin