Cerita awal bermula ketika Thomson yang berasal dari North Yorkshire, Inggris menjual sebuah Austin lansiran 1934 pada tahun 1967. Ketika itu, dia membeli mobilnya itu dengan harga 44 pounds lalu disimpan selama 8 tahun untuk kemudian dijual seharga 400 pounds.
Kini, mobil yang dahulu berbalur kelir warna merah marun telah dirubah menjadi hitam.
Nostagia 'dua sejoli' yang telah terpisah puluhan tahun meski dirinya harus berhati-hati menjalankan mobil ini di masa sekarang.
"Perjalanan agak sulit, mobil ini hanya memiliki kecepatan tertinggi 45 mph (72,4 km/jam) sehingga berkendara jadi berbeda di lalu lintas modern, saya harus menepi membiarkan kendaraan lain lewat," ungkapnya kepada Daily Mail, Sabtu (24/9/2011).
"Sekarang dia kembali ke rumah dengan saya, 44 tahun di padang gurun telah berakhir," tambahnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China
Penunggak Pajak Kendaraan Dilarang Beli BBM Subsidi