Industri motor listrik di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam membangun rantai pasok komponen elektrifikasi. CEO ALVA, Purbaya Pantja, menilai industri mekanis kendaraan roda dua di Indonesia sudah cukup kuat, tetapi kesiapan komponen elektrikal seperti baterai dan kontroler masih perlu ditingkatkan.
Purbaya bilang, pengembangan industri motor listrik membutuhkan proses panjang. ALVA baru berdiri pada 2022 dan industri motor listrik di Indonesia juga masih tergolong baru.
"Kami sudah mengantisipasi bahwa ini merupakan proses maraton. Karena kami pun (ALVA) juga baru. Industrinya juga baru. Mungkin, di negara-negara lain bukan sesuatu yang baru, tapi di Indonesia ini sesuatu yang baru," ujar Purbaya dalam diskusi detikcom Leaders Forum bertajuk Memperkuat Industri Kendaraan Listrik, Mendorong Ketahanan Energi, di Jakarta (20/10/2026).
Ditambahkan Purbaya, kesiapan industri motor listrik dapat dilihat dari dua kelompok besar, yakni komponen mekanis (mechanical) dan elektrikal atau kelistrikan (electrical).
Dari sisi mekanis, Indonesia dinilai sudah memiliki basis industri sepeda motor yang besar. Tetapi, kondisi berbeda terlihat pada komponen elektrikal yang jadi bagian penting dalam sistem penggerak kendaraan listrik.
"Industri mekanis motor di Indonesia sebenarnya sudah cukup besar. Tantangannya ada di komponen elektrikal, seperti kontroler dan baterai, termasuk bagaimana kesiapan produksinya," tambahnya.
Purbaya menjelaskan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan memproduksi bodi serta komponen mekanis. Industri juga perlu membangun rantai pasok untuk motor listrik, baterai, serta komponen elektrikal lainnya.
Pada sektor baterai, misalnya, rantai industri mencakup berbagai tahapan, mulai dari bahan prekursor hingga produksi sel baterai dan manufaktur. Kesiapan setiap tahapan tersebut diperlukan agar kebutuhan industri kendaraan listrik dapat dipenuhi secara berkelanjutan.
"Komponen elektrikal perlu mendapat perhatian, mulai motor listrik, baterai, hingga rantai produksinya dari prekursor sampai sel baterai. Kami berharap, seiring berjalannya waktu, kesiapan para pemasok atau vendor bisa semakin matang," tambah Purbaya.
Purbaya bilang, penguatan industri komponen elektrikal menjadi salah satu pekerjaan penting agar ekosistem kendaraan listrik di Indonesia semakin siap berkembang.
Simak Video "LEADERS FORUM: Produk Viral, Sebelum Checkout Apa yang Perlu Dicek?"
(lua/rgr)