Daftar Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026, Pertamax Dijual Segini

Daftar Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026, Pertamax Dijual Segini

Dina Rayanti - detikOto
Kamis, 01 Okt 2026 07:38 WIB
Aktivitas pengisian BBM terlihat di SPBU Pertamina kawasan Pramuka, Jakarta, Senin (11/5/2026). Sebanyak 13 SPBU di Ibu Kota kini menghentikan penjualan Pertalite.
Ilustrasi SPBU Pertamina. Foto: Mohammad Farrel/detikFoto
Jakarta -

Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 belum mengalami perubahan. Pertamax masih dijual Rp 15.950 per liternya.

Daftar harga BBM di SPBU Pertamina di awal bulan Oktober 2026 belum berubah. Terpantau dalam laman Pertamina Patra Niaga, harga BBM tersebut terakhir mengalami penyesuaian per 2 September 2026. Itu artinya, harga BBM Pertamina masih sama dengan periode bulan sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga BBM Pertamax misalnya masih dijual Rp 15.950 per liter. Begitu juga dengan Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, dan BBM diesel nonsubsidi lain harganya belum berubah.

Daftar Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026

Berikut ini harga BBM Pertamina yang Berlaku 1 Oktober 2026

ADVERTISEMENT
  • Pertalite: Rp 10.000 per liter
  • Biosolar: Rp 6.800 per liter
  • Pertamax: Rp 15.950 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp 16.600 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter
  • Dexlite: Rp 23.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter

Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkap harga BBM nonsubsidi bakal disesuaikan mengikuti harga pasar. Namun dia tak merinci soal kenaikan tersebut.

"Tapi kalau yang ini nonsubsidi ini akan menyesuaikan dengan harga pasar. Jadi ini yang kita lihat rata-rata dalam 1 bulan kira-kira berapa penyesuaian kira-kira berapa," ucap Yuliot dikutip detikFinance.

Sejatinya, harga asli Pertamax saat ini disebut sudah jauh dari harga aslinya. Peneliti sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Yayan Satyakti, memproyeksikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi akan naik 5-11 persen pada Oktober 2026. Proyeksi ini dihitung berdasarkan rata-rata pasar periode 25 Agustus-25 September 2026.

Yayan memaparkan, rata-rata MOPS bensin naik dari 111,4 dolar AS per barel pada jendela harga September menjadi sekitar 126,7 dolar AS per barel untuk jendela harga Oktober. Di sisi lain, nilai tukar rupiah justru menguat dari Rp17.892 per dolar AS menjadi Rp17.630 per dolar AS.

Meski rupiah menguat, kenaikan harga minyak dunia yang signifikan tetap membuat formula harga menghasilkan proyeksi kenaikan 5-11 persen. Khusus untuk Pertamax, Yayan memperkirakan harga jualnya kemungkinan besar akan tetap ditahan pemerintah, meski harga keekonomiannya sendiri kini sudah mencapai sekitar Rp18.350 per liter.

"Bila mengikuti formula, harga BBM nonsubsidi naik 5-11 persen. Pertamax kemungkinan besar ditahan lagi, tetapi harga aslinya kini sekitar Rp18.350 per liter," terang Yayan dilansir Antara.



(dry/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads