Kapan Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti Berlaku?

Kapan Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti Berlaku?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 10 Jul 2026 07:33 WIB
Infografis 7 ruas tol untuk bayar tol tanpa setop
Bayar tol tanpa berhenti. Foto: Infografis/Fuad Hasim
Jakarta -

Teknologi bayar tol tanpa berhenti dengan sistem Multi Lane Free Flow (MLFF) dilaporkan bakal berlaku di Indonesia. Kapan mulai berlaku?

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) sebagai Badan Usaha Pelaksana untuk melakukan pra-uji coba proyek bayar tol tanpa berhenti.

"Koordinasi itu terkait dengan persiapan teknis skenario-skenario untuk pra uji coba sistem pembayaran jalan tol nirsentuh itu," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT ) Ni Komang Rasminiati seperti dikutip Antara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, sistem bayar tol tanpa sentuh tersebut sedang disiapkan secara teknis untuk diujicobakan. Namun, pihak BPJT tidak memberikan target waktu pasti kapan pra uji coba ini akan dilakukan.

"Kalau persiapan sudah cukup matang, baru kita bisa menentukan targetnya kapan bisa dilakukan pra uji coba," kata dia.
Begitu juga lokasi pra uji coba, sampai saat ini belum ditentukan. Menurutnya, lokasi pra uji coba MLFF akan ditentukan berdasarkan skenario yang sudah disusun.

ADVERTISEMENT
@detikoto Ngeri! 😱 McLaren miliaran rupiah milik Andra ST hancur hingga terbelah dua usai kecelakaan tunggal di Sukoharjo. Beruntung pengemudi dan penumpangnya selamat. Jadi pengingat nih detikers, kalau mobil bertenaga besar juga butuh skill dan pemahaman karakter kendaraan yang mumpuni. πŸš—πŸ’₯ Creator : Naufal #McLaren #Supercar #MobilMewah #Kecelakaanmobil ♬ original sound - detikoto

Direktur PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) Renaldi Utomo mengatakan berbagai kemungkinan kondisi di lapangan sedang dibahas sebagai bagian dari persiapan. Menurutnya, Bali yang sejak awal direncanakan sebagai lokasi percontohan masih menjadi satu opsi, meski pengujian juga bisa dilakukan di ruas tol lain.

Sebagai informasi, sistem MLFF akan meniadakan antrean pada gerbang tol dan mengurangi polusi udara akibat berhentinya kendaraan di gerbang tol. Namun, dalam masa transisi sistem gerbang tol dengan palang kemungkinan masih digunakan.

"Kami memang sudah sepakat bahwa dalam proses transisi ini masih mempergunakan barrier. Jadi ada konsep transisi dan ada konsep akhir sesuai desain MLFF. Keputusan akhirnya tentu berada di pemerintah dan kami mendukung," kata Renaldi seperti diberitakan Antara.



(rgr/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads