Anggota DPR Tuding Subsidi Kendaraan Listrik Cuma Untungkan Orang Mampu

ADVERTISEMENT

Anggota DPR Tuding Subsidi Kendaraan Listrik Cuma Untungkan Orang Mampu

Tim detikcom - detikOto
Rabu, 07 Des 2022 09:07 WIB
Jakarta -

Pemerintah sedang menyiapkan skema subsidi untuk kendaraan listrik. Bahkan disebutkan, motor listrik akan mendapat subsidi sebesar RP 6,5 juta.

Namun, Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menganggap, subsidi kendaraan listrik terlalu mengada-ada. Pemberian subsidi motor listrik, menurutnya, hanya akan menguntungkan pihak pengusaha, sementara masyarakat kecil tidak mendapat keuntungan apa-apa.

"Daripada mensubsidi pembelian motor dan mobil listrik, lebih baik Pemerintah fokus membangun ekosistem green energy. Termasuk mensubsidi penyediaan sarana dan prasarana umum berbasis green energy. Kalau subsidi pembelian motor dan mobil listrik hanya orang mampu yang bisa menikmati," ujar Mulyanto dalam keterangan tertulis, dikutip detikOto Selasa (6/12/2022).

Politisi Fraksi PKS itu mengatakan, wacana subsidi untuk kendaraan listrik tidak relevan dengan tujuan utama pemasyarakatan penggunaan green energy. Pemberian subsidi pembelian motor dan mobil listrik pada saat infrastrukturnya belum siap, menurutnya, justru akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Sekurang-kurangnya akan menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. Pemerintah bukannya mensubsidi masyarakat kecil malah mensubsidi kalangan mampu dan pengusaha. Ini kan ironis," ujar Mulyanto.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membocorkan tahun depan pemerintah memberikan subsidi untuk motor listrik. Mungkin, motor listrik diberikan subsidi Rp 6,5 juta.

"Segera, ini sekarang mobil listrik kita luncurkan dengan subsidi. Misalnya sepeda motor, kita lagi finalisasi berapa juta kita mau kasih subsidi sepeda motor (listrik). Mungkin Rp 6 juta, di Thailand mungkin 7 juta, kita mungkin Rp 6,5 juta atau berapa, kira-kira berkisar segitu. Mobil, berapa juta kita mau kasih," kata Luhut dalam sebuah acara seperti ditayangkan di channel Youtube PermataBank dikutip Rabu (30/11/2022).

(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT