Detik-detik Mobil Tesla 'Kesetanan' Ngebut 198 Km/jam, Tabrak dan Tewaskan 2 Orang

ADVERTISEMENT

Detik-detik Mobil Tesla 'Kesetanan' Ngebut 198 Km/jam, Tabrak dan Tewaskan 2 Orang

Tim Detikcom - detikOto
Rabu, 16 Nov 2022 08:29 WIB
Tesla Model Y
Ilustrasi Tesla model Y (Foto: Tesla.com)
Jakarta -

Kecelakaan mengerikan terjadi di China melibatkan sebuah Tesla Model Y. Mobil listrik itu melaju dalam kecepatan sangat tinggi dan menyebabkan dua orang meninggal dunia. Ada dugaan mobil tersebut mengalami malfungsi dan hilang kendali.

Dikutip dari The Times, dua korban meninggal dalam kecelakaan ini adalah seorang pengendara motor dan seorang siswa setingkat SMA yang ditabrak ketika menunggangi sepeda. Peristiwa mengerikan ini terjadi di Chaozhou, yang terletak di Provinsi Guangdong, pekan pertama November.

Video kecelakaan ini, yang terekam secara simultan oleh beberapa CCTV, beredar luas di media sosial China. Dalam video singkat tersebut terlihat mobil melesat dalam kecepatan sangat tinggi. Beberapa media menyebut kecepatannya mencapai 198 km/jam.

Saat ini kepolisian setempat masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Menyaksikan video awal-awal kejadian, tak terlihat ada keanehan pada Tesla Model Y berwarna putih tersebut. Masih dikutip dari The Times, Tesla tersebut pada awalnya terlihat akan parkir.

Namun tiba-tiba mobil listrik tersebut melaju, seperti kehilangan kendali. Di beberapa detik setelahnya, mobil itu terus melesat, bahkan semakin cepat.

Kecelakaan mengerikan pun terjadi saat mobil menghantam pengguna jalan yang lain. Laju mobil pada akhirnya berhenti setelah menabrak bangunan, nyaris 2 km dari lokasi pertama!

Dugaan Malfungsi yang Dibantah Tesla

Diberitakan beberapa media lokal, polisi menduga adanya malfungsi sistem mobil dalam kecelakaan tersebut. Dikabarkan kalau pengemudi mobil sebenarnya sudah menginjak pedal rem, namun tidak membuat mobil berkurang kecepatan.

Pihak Tesla menyatakan siap turun tangan ikut menginvestigasi kecelakaan tersebut. Namun Tesla juga membantah kalau telah terjadi malfungsi.

Data dari Model Y itu sudah diambil dan diteliti. Tesla menyatakan tidak ada upaya pengereman dilakukan. Selain itu, dalam video yang juga sudah tersebar luas, tidak terlihat lampu rem menyala ketika mobil melaju dalam kecepatan sangat tinggi.

Tesla juga menemukan fakta lain, bahwa akselerator dalam keadaan aktif sepanjang mobil melaju dalam kecepatan tinggi. Bahkan mencapai 100%.

Ini bukan kali pertama mobil-mobil Tesla terlibat masalah di China. Bahkan sudah beberapa kali Tesla dilaporkan mengalami masalah pada pengereman.

Namun beberapa laporan tersebut kemudian ditarik. Orang-orang yang awalnya melontarkan tudingan mobil Tesla-nya bermasalah malah mengajukan permintaan maaf karena telah menyampaikan informasi yang keliru.



Simak Video "Luhut Makin Gencar Rayu Tesla Masuk RI: Mereka Mau Lari ke Mana?"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT