Anggota DPR Lakukan Uji Perbandingan Pertalite dan Revvo 89, Begini Hasilnya

ADVERTISEMENT

Anggota DPR Lakukan Uji Perbandingan Pertalite dan Revvo 89, Begini Hasilnya

Dina Rayanti - detikOto
Kamis, 03 Nov 2022 08:18 WIB
Pengendara mengantre bahan bakar minyak (BBM) di SPBU VIVO, Jakarta, Selasa (27/9/2022). PT VIVO Energy Indonesia atau pengelola SPBU VIVO menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Revvo 89. Harga BBM VIVO itu naik hingga Rp 700 per liter.
Revvo 89 diuji bareng Pertalite, hasilnya tak jauh berbeda. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikoto)
Jakarta -

Anggota Komisi VII DPR Mulyanto belum lama ini melakukan pengujian terhadap dua jenis BBM yang belakangan tengah ramai diperbincangkan. Kedua BBM yang diuji Mulyanto adalah Pertalite dan Revvo 89. Bagaimanakah hasil komparasinya?

Sejak harga Pertalite naik Rp 10.000 per liter pada 3 September 2022 muncul kabar miring. Pertalite disebut lebih boros karena dianggap cepat menguap.

Pertalite juga dibanding-bandingkan dengan BBM Vivo yang memiliki kadar oktan lebih rendah sedikit yakni Revvo 89. Revvo 89 disebut beberapa penggunanya lebih awet dan ditawarkan dengan harga tak jauh beda dari Pertalite.

Mulyanto kemudian melakukan pengujian terhadap Pertalite dan Revvo 89 yang hasilnya diunggah ke akun Twitter pribadinya. Mulyanto mengungkap ada beberapa hal yang diuji termasuk RON dan nilai kalor. Dari hasil tersebut, Mulyanto menjabarkan beberapa hal.

"Catatan analisis data:
1. Kandungan Pb masih ada baik pada Pertalite maupun Revvo.
2. Pengukuran RON Revvo 89, cukup baik, bahkan sedikit di atas 90.
3. Parameter lainnya yang diuji, secara umum masuk dlm standar.
4. Dari data yg diuji, tidak ditemukan indikasi yg menyimpang.
5. Secara umum dalam pengujian ini tidak ditemukan indikasi penyebab Pertalite boros atau akselerasinya lamban.
6. Untuk pengujian lebih lanjut perlu dilakukan uji performa. Namun, untuk keperluan kita, maka cukup dengan uji ini.
7. Demikian. Itu yg bisa kami lakukan," tulis Mulyanto dikutip detikcom, Rabu (2/11/2022).

Kata Mulyanto, dari hasil uji itu juga terlihat meski memiliki kadar angka RON 89 tapi dari hasil uji justru lebih tinggi dari Pertalite. Angka RON Revvo 89 tertulis 90,7 sedangkan Pertalite 90,3.

Sebelumnya pemerintah melalui Dirjen Migas melakukan pengujian di Lemigas untuk membuktikan segala tudingan miring tentang Pertalite. Ada 6 SPBU yang diambil sampel Pertalite untuk dilakukan pengujian. Ada 19 parameter yang diuji untuk memastikan kualitas Pertalite.

Adapun 19 parameter yang dimaksud adalah angka oktana, stabilitas oksidasi, kandungan sulfir, sulfur merkaptan, kandungan timbal, kandungan logam, kandungan oksigen, kandungan olefin, kandungan aromatik, kandungan benzene, distilasi, sedimen, unwashed gum, washed gum, tekanan uap, berat jenis pada 15 derajat celcius, korosi bilah tembaga, penampilan visual, dan warna.

Dari hasil pengujian tersebut, terlihat Pertalite di keenam SPBU memenuhi batasan mutu yang ditetapkan. Misalnya angka oktan di SPBU Abdul Muis 90,5, di Sunter 90,1, di S.Parman 90,2, SPBU Lenteng Agung 90,6, SPBU Taman Mini 90,7, SPBU Taman Mini 90,6. Warnanya pun sama yakni hijau dengan penampilan jernih dan terang. Kandungan sulfur pun masih di bawah ambang batas maksimal yang ditetapkan.

"Dengan ini tidak terindikasi adanya batasan mutu off-spec. Semuanya on-spec," jelas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji.



Simak Video "Berburu BBM Vivo yang Disebut Lebih Murah dari Pertamina"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT