Alasan Tentrem Belum Mau Ikutan Tren Bus Single Glass

ADVERTISEMENT

Alasan Tentrem Belum Mau Ikutan Tren Bus Single Glass

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 07 Okt 2022 19:08 WIB
Sleeper bus Tentrem Avante H9 Priority
Karoseri Tentrem belum mau ikutan tren single glass. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

Bus kaca depan tunggal alias single glass kini sedang ngetren lagi di kalangan karoseri. Beberapa karoseri ternama di Tanah Air melahirkan kembali model bus dengan kaca depan single. Sementara itu, karoseri asal Malang, Tentrem, mengaku belum berminat membuat bus single glass lagi. Apa alasannya ya?

Bus double glass sempat mendominasi pasar bus di Indonesia. Bus double glass memiliki desain lebih gagah dari single glass. Dari sisi eksterior, bus double glass tampak lebih keren dan sporty dengan sekat atau bando di kaca depannya.

Nah, baru-baru ini bus double glass mulai kehilangan pamornya. Sebab harus diakui, bus double glass tidak nyaman untuk penumpang, karena pandangan ke depan terhalang sekat kaca. Maka itu beberapa karoseri bus menelurkan kembali bus berkonsep single glass.

Bus PO SAN melaju di jalan raya di Jakarta. PO SAN merilis armada baru untuk melayani rute Pekanbaru-Solo-Blitar. Berjumlah 4 unit, armada anyar ini berbalut bodi bus Laksana Legacy SR3 Ultimate terbaru.Bus single glass PO SAN buatan Laksana Foto: Agung Pambudhy

Tercatat ada beberapa karoseri yang sudah melakukan hal itu, dari karoseri Morodadi Prima, Laksana, dan juga Adiputro. Sementara karoseri besar lainnya, Tentrem, terang-terangan mengakui belum mau membuat bus single glass lagi.

"Kita lihat dulu pasarnya seperti apa. Kita lagi di persimpangan, ada Euro4, ada electric, ada single glass-double glass," kata Director PT Tentrem Sejahtera, Yohan Wahyudi di arena Busworld Southeast Asia 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Lanjut Yohan menambahkan, meski saat ini bus single glass kembali digemari, banyak dari penumpang bus yang selalu menanyakan ketersediaan bus jenis double glass, khususnya untuk bus-bus pariwisata.

"Beberapa masih ngomong, jangan (single glass) pak. Karena orang telpon, mau sewa itu, (pasti nanya) pak punya (bus) double glass?," tambah Yohan.

Memang jika penumpang yang sudah melewati masa bus single glass dan double glass, akan lebih menyukai bus single glass. "Tapi kalau untuk pariwisata anak-anak sekolah, itu semua mintanya pasti double glass," tukasnya.



Simak Video "Bus Double Glass Lebih Keren, Tapi Bikin Penumpang Nggak Nyaman!"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT