Ada 'Polisi Baik' Patroli Pakai Motor Tua, Tugasnya Kasih Teguran Bukan Tilang

ADVERTISEMENT

Ada 'Polisi Baik' Patroli Pakai Motor Tua, Tugasnya Kasih Teguran Bukan Tilang

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 30 Sep 2022 08:39 WIB
Cara Polisi Nganjuk Turunkan Angka Kecelakaan
Polisi Sae Foto: Sugeng Harianto
Jakarta -

Satlantas Polres Nganjuk, Jawa Timur punya cara unik untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Sifatnya bukan penegakan hukum atau menakuti masyarakat, tapi pendekatannya lewat cara persuasif. Jadi satuan tugas yang bernama "Polisi Sae" akan berpatroli menggunakan motor tua menegur para pelanggar, bukan ditilang.

Umumnya polisi lalu lintas sudah bersiap dengan surat tilang jika menemukan pelanggar di jalan raya. Pollisi Sae akan bertugas memberi imbauan terlebih dahulu menggunakan bahasa lokal setempat.

Menariknya Polisi Sae akan menggunakan motor tua. Dalam akun instagram NTMC Polri terlihat modelnya disinyalir Honda Super Cub series C70 atau C86.

Dikutip dari detikJatim, Kamis (29/9/2022) Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson mengatakan selain melakukan razia dan operasi penegakan hukum, Satlantas Polres Nganjuk juga blusukan lebih dekat dengan para pengendara motor.

"Polisi SAE adakah polisi baik yang terjun memberikan imbauan jika ada pelanggaran dengan tidak di tilang. Peringatan dahulu jika mengulangi kita tilang," tambahnya.

Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Dini Annisa Rahmat mengatakan, program polisi SAE mampu menurunkan angka pelanggaran lalu lintas. Jumlah pelanggaran yang sebelumya mencapai 1312 pada bulan Agustus kini tinggal sekitar 900.

"Alhamdulillah menurun pelanggaran yang sebelumnya kisaran 1.312 kini tinggal 900 bulan ini," papar Dini

Dini menambahkan, selain menurunnya angka pelanggaran, juga kasus kecelakaan menurun sejak program Polisi SAE. Jika bulan Agustus kasus keceldky mencapai 75 kini menjadi sekitar 60 pada September.

"Alhamdulillah kasus kecelakaan menurun tentu masyarakat harus ikut kerjasama bagaimana berkendara yang aman. Pakai helm taati rambu pasti aman," tandas Dini.

Dalam laman humas Polri, Dini juga menyebutkan Polisi Sae sengaja menggunakan rompi khusus, - bertuliskan Polisi Sae, serta menggunakan motor tua. Selain menyimbolkan kesan sederhana juga ingin menghilangkan kesan sangar.

"Polisi Sae memang sengaja berpatroli dengan memakai rompi khusus dan motor klasik atau tua, di antaranya untuk menghilangkan kesan sangar," jelas Dini.



Simak Video "Catat! Tugas Polantas Tidak Hanya Sebatas Menilang Lho"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/riar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT