ADVERTISEMENT

Bus STJ Dianggap Kencang dan Ugal-ugalan, Ki Agus: Kita Akan Berbenah

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 15 Agu 2022 12:09 WIB
Pemilik PO Sudiro Tungga Jaya (STJ) Ki Agus Muhammad Syidik
Pemilik PO Sudiro Tungga Jaya (STJ) Ki Agus Muhammad Syidik (Foto: Luthfi Anshori/detikOto)
Jakarta -

Pemilik Sudiro Tungga Jaya (STJ), Ki Agus Muhammad Syidik, bicara mengenai dua ciri khas yang dimiliki Perusahaan Otobusnya. Menurut Ki Agus, PO STJ dikenal memiliki mania (fans) yang banyak dan busnya dikenal kencang di jalanan, bahkan tak jarang dinilai ngawur alias ugal-ugalan. Merespons hal itu, Ki Agus pun akan berbenah dan menjadikan PO STJ lebih nyaman dan aman bagi penumpang.

"(Yang bikin beda dengan PO lain) STJ netizennya banyak," ujar Ki Agus dalam perbincangan dengan para bus mania di booth Laksana, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, ICE, BSD City, Tangerang (13/8).

"(Selain itu adalah) kecepatan. Kadang banyak orang bicara 'STJ itu ngawur'. Jadi, karena saking cepatnya (bus PO STJ), terus ngawur," sambungnya lagi.

Tentunya penilaian masyarakat itu menjadi perhatian utama bagi Ki Agus. Ia pun mengaku akan melakukan pembenahan atau evaluasi supaya armada PO STJ lebih ramah lagi bagi penumpang.

"Ya akan berbenah. Kita semakin berjalan waktu ya kita harus berbenah. Ibarat sambil berjalan sambil berevaluasi, untuk keselamatan dan kenyamanan penumpang. Itu harus," bilang Ki Agus.

Diberitakan sebelumnya, STJ menjadi salah satu Perusahaan Otobus (PO) paling dikenal di dunia transportasi Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Pulau Jawa. PO STJ berasal dari Magetan, Jawa Timur, dan dimiliki oleh Ki Agus Muhammad Syidik.

Yang menarik, awalnya Ki Agus sekadar pecinta bus atau bus mania, tapi kemudian justru terjun sebagai pemain utama di industri transportasi bus AKAP. Ki Agus mengaku terjun ke dunia transportasi sejak 2014 lalu kala dia masih berusia 22 tahun.

"Memulai dari hobi dan cinta kepada bus, habis itu punya niat--kayaknya enak ini kalau jadi driver bus, ternyata sama orang tua tidak direstui jadi driver bus. (Malah) dikasih modal untuk usaha bus. Saya dikasih modal dua setengah M (miliar) untuk melanjutkan, ya alhamdulillah jadi sekarang," terang Ki Agus.

Lanjut Ki Agus menambahkan, awalnya dia hanya memiliki big bus dua unit, medium bus dua unit,dan kendaraan semacam Hino Prestigo dua unit. "Lalu dari dua big bus itu kemudian berkembang, setiap bulan keluar (unit baru) satu, keluar satu, keluar satu, ya alhamdulillah," ceritanya.

"Saya waktu pertama di 2014 bermain bus pariwisata, Agam Tungga Jaya. Setelah itu baru 2017 mengembangkan usaha ke dunia AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dengan Sudiro Tungga Jaya. Sampai saat ini sudah delapan tahun (saya menggeluti bisnis ini). Sekarang sudah ada 135 unit. (Tahun ini rencana nambah) 30 unit. Karena waktunya peremajaan juga," tambah Agus.

Trayek bus AKAP PO Sudiro Tungga Jaya sendiri cukup banyak, ada rute ke Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, bahkan hingga melayani rute ke Pulau Madura. Bus-bus STJ sendiri menggunakan berbagai merek sasis, dari Hino, Mercedes-Benz, hingga Scania. PO ini memiliki slogan yang menjadi ciri khas, yakni Eleng (ingat), Kuat (kuat), Slamet (selamat).



Simak Video "Penyesuaian Harga BBM, Tarif Bus AKAP Ekonomi Resmi Naik"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT