ADVERTISEMENT

Bus AKAP Bintang Timur Buatan Adiputro 'Disuntik' Teknologi ADAS dan Blackbox

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 07 Agu 2022 07:44 WIB
Bus Adiputro menggunakan teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS), Rearcam dan Blackbox buatan PT TKDN
Foto: Dok. PT TKDN. Bus Adiputro menggunakan teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS), Rearcam dan Blackbox buatan PT TKDN.
Jakarta -

Ratusan bus buatan karoseri Adiputro dan Tentrem bakal disuntik teknologi canggih meliputi ADAS, Blackbox, dan kamera parkir. Paket teknologi produksi PT Teknologi Karya Digital Nusa (TKDN) itu bisa mencegah pengemudi melakukan pelanggaran dan kesalahan saat bus dioperasikan.

TKDN menandatangani kerjasama MoU dengan beberapa produsen karoseri Bus, yaitu PT Adiputro Wirasejati (Adiputro) dan PT Tentrem Sejahtera Karoseri (Tentrem).

Presiden Direktur TKDN, David Santoso, menandatangani MoU (kerja sama) bersama Direktur Utama Tentrem, Yohan Wahyudi dan Direktur Adiputro, David Jethrokusumo di masing-masing kantor pusat yang berlokasi di Kota Malang. Adapun isi MoU tersebut yakni terkait kerjasama penggunaan perangkat IoT (TKDN Advance Mobility atau TAM Fleet) di unit-unit bus yang diproduksi oleh karoseri Adiputro dan Tentrem.

Bus Adiputro menggunakan teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS), Rearcam dan Blackbox buatan PT TKDNBus Adiputro menggunakan teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS), Rearcam dan Blackbox buatan PT TKDN Foto: Dok. PT TKDN

"Kerja sama kali ini menarget sebanyak 100 unit hardware IoT TAM Fleet yang akan dipasang ke dalam armada bus Adiputro termasuk di dalamnya 30 unit bus untuk AKAP PO Bintang Timur dan juga dipasang pada 50 unit armada milik karoseri Tentrem. Ke depannya kami harap akan lebih banyak lagi, serta dengan sistem teknologi terkini lainnya untuk mengusung angkutan berkeselamatan," ujar Presiden Direktur TKDN, David Santoso.

Alat IoT TAM Fleet yang digunakan untuk armada Adiputro, yaitu MDVR, CCTV, Driver Safety Monitoring (DSM), Advanced Driver Assistance System (ADAS), Rearcam dan Blackbox. Teknologi IoT dan AI yang digunakan PT TKDN dalam perangkatnya seperti Driver Safety Monitoring (DSM), dapat memberi Driver Behavior Analysis untuk memantau perilaku pengemudi agar tidak melakukan pelanggaran selama armada beroperasi, misal menggunakan ponsel selama menyetir, merokok atau mengantuk. Lebih canggihnya lagi, perangkat ADAS diklaim dapat memberikan peringatan awal jika armada bus telah terdeteksi menyimpang dari jalur, melewati batas kecepatan, ataupun jika terjadi potensi tabrakan depan.

Direktur Adiputro, David Jethrokusumo mengatakan akan terus berkomitmen untuk mendorong peningkatan kualitas perusahaan, salah satunya dengan membawa teknologi terkini pada setiap unit bus yang mereka buat.

Begitu juga yang disampaikan Direktur Utama Tentrem, Yohan Wahyudi, "Memberikan pelayanan yang terbaik melalui penyediaan komponen berteknologi dan berkualitas tinggi adalah salah satu cara meningkatkan kepuasan pelanggan yang merupakan target utama kami."



Simak Video "Anti Pegal di Jalan! Ini Bus Sleeper Jagoannya Adiputro"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/riar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT