ADVERTISEMENT

30 Bus Listrik yang Dipakai G20 Akan Dijadikan Angkutan Umum Kota

M Luthfi Andika - detikOto
Selasa, 02 Agu 2022 16:23 WIB
Direktur Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Gilarsi W. Setijono (kiri) dan Direktur Utama PT Jasa Sarana Hanif Mantiq (kanan) meninjau bus listrik usai penandatanganan nota kesepahaman kerja sama di Jakarta, Jumat (17/6/2022). VKTR dan Jasa Sarana akan bekerja sama dalam melaksanakan program elektrifikasi sarana transportasi massal di Jawa Barat. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
)Ilustrasi bus listrik. Puluhan bus listrik yang akan dipakai pada KTT G20 akan dijadikan angkutan umum kota setelah event tersebut selesai. (Foto: ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA
Jakarta -

Indonesia akan menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November 2022. Tidak hanya siap memberikan mobil listrik untuk mengawal para delegasi, pemerintah Indonesia juga telah mempersiapkan 30 bus listrik untuk bisa mensukseskan pertemuan negara-negara anggota kelompok ekonomi dua puluh tersebut.

Tidak sampai di situ, Menteri Perhubungan Budi Karya pun membeberkan bahwa setelah penyelenggaraan 30 bus listrik tersebut akan digunakan sebagai transportasi Umum di 2 kota di Indonesia, yakni Bandung dan Surabaya.

"Elektrifikasi dan ekosistem ini tidak bisa dipisahkan apa yang kita lakukan mensinergikan untuk riset, persatuan pasar, untuk melakukan seminar dan sebagainya, untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik ini sangat baik sekali. G20 akan menjadi satu komitmen untuk menggunakan kendaraan listrik, Kemenhub dan berbagai institusi menyediakan 30 bus listrik," ucap Budi Karya pada ajang Smart Mobility-Joint Project, di Bali.

"Ini adalah dorongan untuk melibatkan bersama-sama memberikan sumbang sih riset pada elemen-elemen tertentu. Riset ini memberikan satu lompatan yang baik, segaia sumbangsih kepada bangsa dan negara serta dunia untuk melahirkan energi bersih. Setelah di Bali kendaraan listrik ini juga akan dijadikan transportasi umum di Bandung dan Surabaya. Bahkan di berbagai kota pelayanan tenaga listrik seperti ini akan kita lakukan di Bandung dan Surabaya. Untuk Bali layanan dari tempat ke tempat akan menggunakan kendaraan listrik akan kita lanjuti di Bali," Budi Karya menambahkan.

Ilustrasi bus listrikIlustrasi bus listrik Foto: istimewa/Jasa Sarana

Budi Karya menambahkan, langkah untuk bisa memperbanyak kendaraan listrik di Indonesia, merupakan instruksi Presiden RI, Joko Widodo, sebagai bentuk komitmen Indonesia untuk menjaga energi bersih.

"Berkali-kali Pak Presiden mendorong kita untuk melakukan upaya ini, hebat Gubernur Bali untuk menerapkan energi terbarukan. ini sesuai dan konsisten sesuai amanat presiden untuk bisa menggunakan energi tergantikan," Budi Karya menjelaskan.

"Perubahan iklim sangat terasa, Presiden sudah mengeluarkan PP untuk mempercepat kendaraan bermotor listrik, nanti bulan Oktober-November kita akan pamerkan (pada ajang G20) dan kita ajak masyarakat (untuk melihat berbagai kendaraan listrik berseliweran di Bali)," tutup Budi Karya.



Simak Video "Sudah Lama Meluncur, Apa Kabar Bus Listrik Laksana?"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT