ADVERTISEMENT

Pertalite Cuma buat Motor dan Kendaraan Umum? Banyak yang Setuju, Lho

Tim detikcom - detikOto
Selasa, 02 Agu 2022 13:15 WIB
Pengendara motor mengisi BBM jenis Pertalite di sebuah SPBU Pertamina di Jakarta, Jumat (24/12/2021). Pemerintah berencana menghapus BBM RON 88 Premium  dan RON 90 Pertalite sebagai upaya  mendorong penggunaan BBM yang lebih ramah lingkungan. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
Banyak yang setuju Pertalite cuma buat motor dan kendaraan umum (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta -

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengusulkan Pertalite hanya untuk sepeda motor dan kendaraan umum. Pembaca detikcom lebih banyak yang setuju dengan pernyataan Sugeng tersebut.

Saat ini, diusulkan hanya kendaraan tertentu yang boleh beli Pertalite. Berdasarkan bocorannya, mobil-mobil di atas 1.500 cc akan dilarang beli Pertalite. Namun, Sugeng punya usulan lain, yaitu Pertalite yang disubsidi oleh Pemerintah sebaiknya hanya dikhususkan untuk sepeda motor dan kendaraan umum.

Dia menilai, BBM subsidi harusnya cuma untuk sepeda motor dan kendaraan umum. Kendaraan jenis itu yang dinilai berhak mendapatkan BBM subsidi.

Soalnya, menurut Sugeng, kendaraan roda empat kebanyakan dimiliki oleh masyarakat mampu. Jadi menurutnya, kelompok masyarakat mampu yang memiliki kendaraan roda empat tidak berhak menggunakan Pertalite.

"Kita inginkan yang disubsidi hanya untuk kendaraan umum dan motor saja. Titik. Itu untuk membatasi subsidi. Kenapa? Karena tidak adil, masak subsidi untuk orang yang mampu beli. Karena dengan tangki bensin yang lebih besar dari motor justru orang yang mampu beli mobil itulah yang masak disubsidi lebih besar," kata Sugeng.

Karenanya, menurut Sugeng, Pertalite yang saat ini disubsidi oleh Pemerintah lebih pantas hanya ditujukan untuk sepeda motor dan kendaraan umum.

detikcom melakukan polling di artikel berjudul "Pertalite Dibatasi Cuma buat Motor dan Angkutan Umum, Kamu Setuju?". Hasilnya, sejak berita diterbitkan pada Jumat (29/7/2022) pukul 09.48 WIB sampai dengan Selasa (2/8/2022) pagi, lebih banyak pembaca yang setuju dengan pembatasan Pertalite hanya untuk sepeda motor dan kendaraan umum.

Sekitar 64,1 persen pembaca yang memberikan komentar setuju dengan pernyataan Sugeng. Para pembaca yang setuju menilai, pemilik mobil pribadi kebanyakan golongan orang mampu sehingga tidak perlu mendapatkan BBM subsdi.

"Setuju. Aturan ini lebih tepat sasaran.. Klo sanggup beli mobil ya harus sanggup beli pertamax, mobil tahun 2000 ke atas memang seharusnya pake pertamax apalagi lcgc yg dibuat untuk spek bbm 92. Klo merasa berat beralih aja ke angkutan umum/roda dua," komentar pembaca detikcom Gunawan M.

Beberapa yang setuju juga menilai pembatasan Pertalite hanya untuk sepeda motor dan kendaaran umum bisa menyelamatkan APBN. Sebab, subsidi BBM masih mengandalkan APBN.

"Sangat setuju, agar APBN aman, jangan ampe bangkrut kaya Sri Langka. Harusnya termasuk untuk kendaraan pengiriman barang juga, supaya bisa tetap menjaga harga dari produsen. Untuk Pribadi gak usah sok miskin, sebenernya kalian mampu tapi gak mau diliat mampu, masa nikmatin BBM subsidi buat healing kemana2. Seluruh negara lain memang lagi tinggi harga minyak efek perang Rusia-Ukraina (patokan harga Shell karena harganya Floating ikut minyak dunia) , gak usah sangkut pautin apa-apa deh . Masih syukur sampe sekarang APBN masih bisa cover subsidi BBM, kalo udah jebol trus bangkrut kaya Sri Langka nanti salahin pemerintah lagi," komentar Santo, pembaca detikcom lainnya.

Di sisi lain, 35,9% pembaca yang memberikan komentar tidak setuju dengan wacana Pertalite hanya untuk sepeda motor dan kendaraan umum. Sebab, masih ada mobil pribadi yang diandalkan sebagai sumber pencaharian.

"Sebagian masyarakat menggunakan mobil justru demi kebutuhan dan penghematan, krn pemerintah sampai saat ini tidak mampu menyelenggarakan angkutan umum massal yg murah, nyaman, menjangkau seluruh wilayah dan mencukupi jumlahnya untuk rakyat," komentar akun Udinkeple.

"Tidak setuju...banyak yg cari uang dengan ojek online mobil,belum bayar cicilan mobil...bisa2 banyak yg kelaparan," timpal akun J andre c pulungan.



Simak Video "Sudah Jalan 2 Bulan, Berapa Banyak Masyarakat yang Daftar MyPertamina?"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT