Kebiasaan Warga +62 saat Libur Lebaran: Naik Pikap sampai Atap Mobil

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 05 Mei 2022 15:09 WIB
Warga Liburan Naik Mobil Bak Terbuka sampai Atap
Warga liburan naik mobil pikap, sampai dipasang tenda-tenda. Foto: Rangga Rahadiansyah/detikcom
Jakarta -

Seakan menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia, ketika libur Lebaran, banyak ditemui warga yang memanfaatkan mobil pikap untuk mengangkut penumpang. Padahal, bak mobil pikap tidak didesain untuk mengangkut orang.

Banyak ditemui di beberapa lokasi wisata mobil pikap dimanfaatkan untuk mengangkut penumpang. Bahkan, mobil pikap itu dipaksa mengangkut belasan orang. Tak cuma orang dewasa, anak-anak pun ikutan.

Saat detikcom menuju daerah Bandung dan Cianjur selama libur Lebaran pekan ini, beberapa kali ditemui mobil pikap yang dipakai untuk mengangkut penumpang. Bahkan, mobil pikap itu dipasang tenda-tenda untuk menghalau panas dan hujan.

Tak cuma itu, ada juga warga yang berlibur ke tempat wisata menggunakan mobil besar seperti microbus. Tapi saking penuhnya, sampai ada yang duduk di atap mobil microbus tersebut. Duh.. bahaya banget!

Warga Liburan Naik Mobil Bak Terbuka sampai AtapWarga Liburan Naik Atap Mobil Foto: Rangga Rahadiansyah/detikcom

Menurut praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI),Sony Susmana, kebiasaan warga +62 saat libur Lebaran seperti itu berbahaya bahkan sampai mengancam nyawa. Apalagi, menurutnya, jalan raya bisa menjadi ancaman bahaya bagi siapa saja, tak terkecuali masyarakat yang memanfaatkan mobil pikap hingga duduk di atap mobil seperti ini.

"Mobil pikap didesain untuk pemilik memudahkan dalam mengangkut barang, bukan manusia. Karena sejatinya manusia yang ada di kendaraan wajib ber-safety belt dan duduk pada tempatnya dengan sempurna," ucap Sony kepada detikcom, Kamis (5/5/2022).

Warga Liburan Naik Mobil Bak Terbuka sampai AtapWarga Liburan Naik Mobil Bak Terbuka sampai Atap Foto: Rangga Rahadiansyah/detikcom

Begitu juga ketika duduk di atas atap mobil. Bahaya bisa mengintai jika sewaktu-waktu mobil mengerem mendadak atau mengalami body roll.

"Memang (atap mobil) bisa ditaruh barang, tapi dengan pengaman roof rack/box, beban maksimal 50 - 100kg (tergantung jenis kendaraan) dan tingginya maksimal 40cm," ucapnya.

"Tidak ada alasan apa pun di atas keselamatan. Hanya tanggung jawab dan pemahaman dari masing-masing kita yang mampu menghindari bahaya-bahaya tersebut," sebutnya.



Simak Video "Kemenparekraf Catat Perputaran Uang saat Libur Lebaran Capai Rp 72 T"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)