Duh! Macet Jakarta Makin Parah, Lebih Buruk dari 2019 dan 2021

Tim detikcom - detikOto
Selasa, 05 Apr 2022 15:52 WIB
Jalan di kawasan Letjen Suprapto, Jakpus, macet di hari kedua puasa. Sejumlah hal pun disebut menjadi penyebab kemacetan di awal bulan Ramadan ini. Apa saja?
Jakarta terlihat macet lagi. Dalam sepekan terakhir terdapat peningkatan arus lalu lintas hingga 18%.(Pradita Utama)
Jakarta -

Arus lalu lintas di Ibu Kota Jakarta belakangan mengalami peningkatan yang signifikan. Hal itupun berimbas pada kemacetan di sejumlah ruas jalan. Salah satu penyebabnya diduga karena beberapa kantor telah menerapkan kebijakan Work From Office 100%.

Bila mengutip data lalu lintas Jakarta yang dirilis TomTom Index, dalam sepekan terakhir malah terlihat peningkatan arus di jam-jam tertentu. Peningkatan tersebut terlihat konsisten, bahkan melebihi dari rata-rata kemacetan tahun 2019 (sebelum pandemi) dan 2021.

Untuk diketahui, TomTom merupakan perusahaan spesialis teknologi geolokasi yang berbasis di Belanda. Setiap tahun mereka membuat ranking dan kemudian merilis daftar kota paling macet di dunia.

Mengambil contoh pada Selasa 29 Maret, peningkatan arus lalu lintas naik hingga 39%, puncaknya pada pukul 5 sore. Kemudian pada hari Rabu 30 Maret, peningkatan lalu lintas sudah terlihat sejak jam 6 pagi. Puncaknya pada pukul 6 sore dengan kenaikan mencapai 37% dibandingkan rata-rata periode yang sama tahun 2019 dan 2021.

Dalam sepekan terakhir, kemacetan paling parah terjadi pada hari Kamis, 31 Maret 2022 tepatnya pada pukul 6 sore. Kemacetan di Jakarta pada hari itu meningkat hingga 58%. Dengan kata lain, kepadatan yang terjadi dua kali lipat dari periode 2019 dan 2021.

Baru pada hari Minggu 3 April 2022, arus lalu lintas terlihat mereda. Bisa jadi meredanya kemacetan karena hari pertama ibadah puasa Ramadan. Terlihat pada hari Minggu, lalu lintas menurun hingga 13% terutama pada jam 5.

Sehari setelahnya, kemacetan kembali terjadi. Pada hari Senin 4 April puncak kemacetan terjadi pada sore hari tepatnya pukul 5. TomTom Index mencatat peningkatan arus lalu lintas hingga 19% dibanding rata-rata pada 2021. Sementara di pagi hari, kepadatan yang terjadi tidak signifikan.

Perbandingan jam macet Jakarta 2022 dengan 2019 dan 2021Perbandingan jam macet Jakarta 2022 dengan 2019 dan 2021 (Tomtom.com)

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengakui bahwa ada peningkatan lalu lintas di Jakarta. Ini lantaran kendaraan melakukan pergerakan di waktu yang sama.

Sambodo menambahkan bahwa dalam satu pekan terakhir terjadi peningkatan volume kendaraan di jalanan Ibu Kota. Dia menyebut peningkatan terjadi hingga 18 persen.

"Iya ada peningkatan, (sekitar) 10-18 persen," kata Sambodo dikutip detiknews.



Simak Video "Catat! Ini Jam-jam Rawan Macet di Jakarta saat Ramadan"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)